Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam IX/Udayana
Kodam IX/Udayana 08 October 2026

Patroli Malam Pos Turiscain Gagalkan Upaya Penyelundupan Solar dan Minyak Tanah

Patroli Malam Pos Turiscain Gagalkan Upaya Penyelundupan Solar dan Minyak Tanah
Maumutin, NTT — Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY menggagalkan dugaan upaya penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan minyak tanah menuju wilayah Timor Leste melalui jalur tidak resmi di sekitar Pos Turiscain, Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (7/10/2026). Penggagalan tersebut merupakan hasil patroli malam yang dilaksanakan personel Pos Turiscain sebagai tindak lanjut perintah Danki SSK 2 Kapten Arh Aditya Pamungkas untuk meningkatkan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di wilayah perbatasan. Dalam pelaksanaan patroli, tujuh personel yang dipimpin Danpos Turiscain Serka Yuniar menyisir area persawahan, perkebunan, hingga pembatas sungai dan mendapati adanya pergerakan mencurigakan pada sekitar pukul 02.15 WITA. Setelah dilakukan pemantauan secara senyap, personel melihat sekitar tiga orang yang diduga sedang mengangkut BBM dan diperkirakan menunggu pihak lain dari arah Timor Leste. Sekitar pukul 03.10 WITA, personel Pospol Pamtas tiba di titik pengamatan dan bersama personel Pos Turiscain melaksanakan penyergapan serta pengejaran terhadap terduga pelaku, namun mereka berhasil melarikan diri menuju arah wilayah Timor Leste melalui jalur pembatas sungai. Setelah dilakukan pengecekan di lokasi sekitar pukul 03.20 WITA, personel menemukan tujuh jerigen BBM yang diduga ditinggalkan saat pelaku melarikan diri karena beratnya muatan dan sulitnya kondisi medan. Barang bukti yang diamankan terdiri atas empat jerigen solar masing-masing berisi 35 liter serta tiga jerigen minyak tanah dengan total volume keseluruhan 100 liter, sehingga jumlah BBM yang berhasil diamankan mencapai 240 liter. Selanjutnya, seluruh barang bukti diangkut ke Pos Turiscain untuk diamankan dan didata sebelum dilaporkan serta direncanakan diserahkan ke Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY sesuai prosedur yang berlaku. Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil konsistensi personel dalam melaksanakan patroli dan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di wilayah perbatasan. “Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap setiap jalur tidak resmi yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal, dengan tetap mengutamakan keamanan personel dan ketepatan dalam bertindak,” tegas Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos. Ia menyampaikan bahwa belum tertangkapnya terduga pelaku tidak menghentikan proses pendalaman, karena identitas pihak yang mengendalikan, memiliki, maupun menerima BBM tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut. Dansatgas juga menekankan pentingnya koordinasi dengan unsur terkait untuk memperkuat pengumpulan informasi, memetakan kemungkinan jalur alternatif, serta mencegah munculnya kembali aktivitas penyelundupan lintas batas. Keberhasilan penggagalan tersebut menunjukkan bahwa jalur tidak resmi di sekitar Pos Turiscain masih memiliki potensi dimanfaatkan sebagai akses keluar-masuk barang secara ilegal, sehingga pengawasan di kawasan perbatasan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan. Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY akan meningkatkan patroli, pemantauan, dan pemetaan terhadap jalur-jalur rawan serta memperkuat koordinasi antarpos dan instansi terkait guna mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan pergerakan orang maupun barang yang mencurigakan. Seluruh barang bukti berupa tujuh jerigen BBM telah diamankan dan didokumentasikan sebagai bahan administrasi serta penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku, sementara upaya pendalaman terhadap kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat terus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Satgas Pamtas Yonarhanud 14/PWY dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan, mencegah pelanggaran hukum, dan memastikan jalur-jalur tidak resmi tidak dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal yang dapat mengganggu ketertiban di kawasan perbatasan RI-RDTL.
Kembali ke Daftar