Gianyar – Senin (18/5/2026), semangat nasionalisme, disiplin dan jiwa korsa prajurit terus dipupuk melalui pelaksanaan Upacara Bendera 17-an yang digelar Kodim 1616/Gianyar bersama Yonzipur 18/YKR di Markas Yonzipur 18/YKR, Jalan Kesatrian No. 5, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.
Kegiatan upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan dengan Danyon Zipur 18/YKR Zaenal Abidin bertindak selaku Inspektur Upacara.
Upacara tersebut menjadi sarana memperkuat soliditas, loyalitas dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus memantapkan komitmen prajurit TNI AD dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
Adapun perangkat upacara di antaranya Komandan Upacara Lettu Czi Azis Maulaya A.R., Perwira Upacara Kapten Czi Edi Widodo, Pembawa Acara Sertu Ngakan Nyoman Dharma, Pembaca Doa Pratu Slamet Subandi, Perwira Keamanan Unit Intel Kodim 1616/Gianyar, Pembaca Pembukaan UUD 1945 Serda Aidil Saputra, Pengucap Sapta Marga Serda Ronaldo Sherly, Pengucap Sumpah Prajurit Pratu Fikry Ahmad, Pengucap 8 Wajib TNI Prada Komang Adiana, Pembaca Panca Prasetya Korpri PNS Ketut Sugiarta serta pengibar Bendera Merah Putih dari Regu Provos Yonzipur 18/YKR.
Peserta upacara terdiri dari para Perwira Kodim 1616/Gianyar dan Yonzipur 18/YKR, satu regu tanpa senjata personel Kodim 1616/Gianyar, dua pleton bersenjata personel Yonzipur 18/YKR serta satu regu personel PNS TNI gabungan Kodim 1616/Gianyar dan Subdenzibang dengan total kekuatan sekitar 100 personel.
Rangkaian kegiatan upacara diawali penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara, laporan Komandan Upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Panca Prasetya Korpri, amanat Inspektur Upacara, Andhika Bhayangkari hingga penutupan dan doa bersama.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan Inspektur Upacara disampaikan bahwa seluruh program kerja dan anggaran TNI AD Tahun 2026 sejauh ini berjalan lancar sesuai target berkat komitmen, disiplin dan profesionalisme seluruh personel.
Kasad juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika geopolitik global, ancaman krisis energi serta potensi kemarau panjang dan kekeringan ekstrem yang diprediksi terjadi pada Juni 2026 dan dapat berdampak terhadap stabilitas nasional.
Selain itu, TNI AD terus mendorong langkah strategis melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya nasional, efisiensi sarana prasarana serta memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa guna mendukung pembangunan nasional dan membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui program unggulan dan karya bakti di wilayah.
Melalui pelaksanaan upacara tersebut diharapkan seluruh prajurit terus meningkatkan semangat pengabdian, inovasi dan kreativitas dalam menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.