Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Kodim 1609/Buleleng Capai Progres 30,5 Persen

SERIRIT, (11/05/2026) — Pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus berjalan secara bertahap dan terukur sesuai rencana yang telah ditetapkan. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng tersebut menjadi salah satu sarana strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan. Hingga saat ini, progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 30,5 persen dengan situasi dan kondisi di lapangan terpantau aman serta terkendali. Pada pelaksanaan pekerjaan fisik hari ini, sejumlah tahapan pembangunan terus dikerjakan secara simultan oleh personel di lapangan. Pekerjaan pemasangan batu gunung lantai dasar pilon dan pengecoran telah mencapai 90 persen, sementara pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak di tepi dekat dan tepi jauh telah selesai 100 persen. Selain itu, pembesian pondasi tiang pylon dan bandul baik di tepi dekat maupun tepi jauh masing-masing telah mencapai 80 persen, sedangkan pekerjaan pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul pada kedua sisi telah mencapai 32 persen. Di sektor pekerjaan pondasi dan penguatan struktur, penggalian lubang anchor bentangan bawah saat ini telah mencapai 40,5 persen. Pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul juga terus berlangsung dengan progres 40 persen. Sementara itu, kegiatan mapping lokasi pemasangan anchor, pembuatan garpu dan anchor, serta pemasangan plang anjuran dan identitas jembatan berikut pengecatan masih belum dilaksanakan dan direncanakan pada tahapan pekerjaan berikutnya sesuai jadwal yang telah disusun. Guna mendukung kelancaran pembangunan, kegiatan dropping dan langsir material terus dilakukan baik di tepi dekat maupun tepi jauh lokasi pembangunan. Pada tepi dekat, progres dropping material telah mencapai 15 persen dengan material yang telah didatangkan meliputi pasir sebanyak 4 truk, batu gunung 4 truk, sirtu 3 truk, papan cor 19 lembar, semen 235 sak serta besi sebanyak 60 batang. Sementara itu, dropping dan langsir material di tepi jauh telah mencapai 10 persen. Adapun panjang bentangan sungai pada lokasi pembangunan mencapai 50 meter dengan total panjang jembatan direncanakan sepanjang 60 meter. Pelaksanaan kegiatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda hari ini melibatkan personel TNI AD terdiri dari 19 personel Koramil dan 2 personel Zibang. Kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan kerja di lapangan. Rencana pekerjaan selanjutnya akan difokuskan pada pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh beserta lantai kerja, penggalian lubang anchor, serta langsir material untuk kebutuhan pondasi di tepi jauh, sehingga progres pembangunan dapat terus berjalan sesuai target yang telah ditentukan.