Progres Jembatan Perintis Garuda di Buleleng Capai 23,2 Persen, Konektivitas Warga Kian Nyata

Buleleng, Bali — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Mei 2026, progres fisik pembangunan tercatat telah mencapai 23,2 persen dan berjalan sesuai rencana. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit ini diharapkan menjadi solusi penting untuk memperlancar mobilitas dan konektivitas masyarakat antarwilayah. Sejumlah pekerjaan konstruksi utama telah berjalan bertahap. Pemasangan bowplank pondasi di kedua sisi tepi telah rampung 100 persen, sementara pemasangan batu gunung dan pengecoran lantai dasar pilon mencapai 50 persen. Selain itu, pekerjaan pembesian pondasi tiang pylon, pemasangan besi cerucuk, serta besi angkur bandul juga terus dikerjakan dengan capaian rata-rata 17 hingga 18 persen. Di sisi lain, pekerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah telah mencapai 15 persen dan distribusi material terus dilakukan guna mendukung percepatan pembangunan. Beberapa tahapan lain seperti mapping titik anchor, pembuatan garpu dan anchor, serta pemasangan plang identitas jembatan masih dalam tahap persiapan. Seluruh proses pembangunan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat agar kualitas konstruksi tetap terjaga. Pelaksanaan pembangunan melibatkan personel TNI AD dari Koramil dan Zibang dengan kondisi lapangan yang aman dan terkendali. Ke depan, pekerjaan akan difokuskan pada pembesian pondasi tiang pylon di tepi jauh, pengerjaan lantai kerja, serta penambahan material konstruksi. Dengan cuaca yang mendukung, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan terus berjalan optimal hingga selesai sesuai target. #Jembatantniad #Kodim1609Buleleng #Buleleng #Seririt #TNIAD #PembangunanDesa #KonektivitasWilayah #Bali #Infrastruktur #IndonesiaMaju #TNIManunggal #JembatanPerintisGaruda