Persit Bisa 2 Menghadirkan Tenun Ikat dari Belu NTT”, Motif Unik Tenun Belu NTT dan Kebanggaan Indonesia Bagian Timur

Dari bumi Perbatasan Timur Indonesia tangan-tangan terampil para perajin, tercipta motif- motif cantik Tenun yang bukan sekadar indah, melainkan juga sarat makna. “”, karya motif Dikur (bahasa Daerah) : motif Tanduk dan motif dari suku kemak timor atambua belu NTT yg melambangkan kekuatan dan ketangkasan dan pertahanan yg kuat di wilayah perbatasan Indonesia Timur. Motif Tenun Robamiki yang maknanya Kecantikan/keanggunan seorang wanita ramping, menciptakan keanggunan bagi perempuan yang memakainya. Karya ini turut dihadirkan dalam rangka partisipasi pada ajang Persit Bisa 2 yang diselenggarakan di Balai Kartini pada tanggal 7-9 Mei 2026, sebagai wadah promosi karya kreatif dan produk unggulan Persit kepada khalayak yang lebih luas. Dibalik keindahan motif tenun ikat Kabupaten Belu Provinsi NTT, membawa visi dan misi yang besar untuk pelestarian budaya, peningkatan kesejahteraan pengrajin lokal, dan inovasi produk untuk pasar modern atau internasional. Menggunakan bahan dan sumber daya dari lingkungan sekitar Ny. Cileberte Bete Mau, anggota Cabang XVI Dim 1605 Belu ikut memperkenalkan Tenun khas Kabupaten Belu Provinsi NTT ke ajang bergengsi Persi Bisa 2, untuk memperkenalkan warisan budaya alam indonesia khususnya Kabupate Belu NTT.