Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Seririt Capai Progres 16 Persen,Dukung Konektivitas Antar Desa

SERIRIT, (21/04/2026) — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus dilaksanakan secara bertahap dan terencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur wilayah guna memperkuat konektivitas antar desa serta memperlancar mobilitas masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan. Hingga saat ini, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik sesuai tahapan yang telah direncanakan. Pada pelaksanaan kegiatan hari Senin, sejumlah pekerjaan fisik terus dikerjakan, khususnya pada sektor pondasi dan struktur awal jembatan. Progres pekerjaan meliputi pemasangan batu gunung pada lantai dasar pilon dan pengecoran yang telah mencapai 36,5 persen, serta pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul sebesar 15,5 persen. Selain itu, pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat telah mencapai 13 persen, dengan pengecoran pondasi pada bagian yang sama mencapai 14 persen. Sementara itu, pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi jauh telah mencapai 9 persen, serta pengecorannya mencapai 11 persen. Di samping itu, kegiatan pendukung seperti pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak di tepi dekat dan tepi jauh telah diselesaikan 100 persen. Proses dropping dan langsir material juga terus dilakukan, baik di tepi dekat maupun tepi jauh. Pada tepi dekat, progres distribusi material mencapai 14,5 persen, meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sedangkan pada tepi jauh, progres dropping material mencapai 9,5 persen. Adapun panjang bentangan sungai mencapai 50 meter, dengan total panjang jembatan yang direncanakan sepanjang 60 meter. Secara keseluruhan, progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda hingga saat ini telah mencapai 16 persen. Kegiatan ini melibatkan personel dari TNI AD sebanyak 8 orang, terdiri dari 6 personel Koramil dan 2 personel Zibang, serta didukung oleh 12 orang masyarakat setempat. Sinergi antara aparat dan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di lapangan. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Kondisi cuaca sejak pagi hingga sore hari dilaporkan cerah, sehingga sangat mendukung kelancaran pekerjaan. Untuk tahapan selanjutnya, pekerjaan akan difokuskan pada pembesian pondasi tiang pylon dan bandul di tepi jauh serta penyelesaian lantai kerja, disertai dengan kegiatan langsir material guna menunjang percepatan pembangunan jembatan