Ende – Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Watuneso, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama yang diawali dengan ritual adat, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya pembangunan sekaligus wujud penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal.
Prosesi adat yang dipimpin para Mosalaki (tokoh adat) berlangsung khidmat dan sarat makna, mencerminkan kuatnya tradisi serta kearifan lokal masyarakat setempat. Ritual tersebut menjadi penanda penting bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga selaras dengan budaya dan adat istiadat.
Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur, di antaranya perwakilan TNI melalui Babinsa Wolowaru Fransiskus Dejesus, Camat Lio Timur Antonius Kira Gare, Kapolsek Lio Timur Dedy, serta tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Antonius Kira Gare menyampaikan harapan agar koperasi ini mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di Kelurahan Watuneso dan wilayah sekitarnya. Ia menekankan pentingnya peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan berbasis kebersamaan dan gotong royong.
Kehadiran TNI dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan di wilayah, sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Dengan dimulainya pembangunan ini, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lio Timur.
#KoperasiMerahPutih #Ende #EkonomiKerakyatan #KearifanLokal #TNIManunggal