Cirebon, – Anggota Koramil 0620-21/Suranenggala Kodim 0620/Kabupaten Cirebon bergerak cepat membantu masyarakat pasca terjadinya bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras di Desa Muara, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan penanganan dampak bencana tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 0620-21/Suranenggala Kapten Arh Jumatsyah bersama anggota Koramil yang turun ke lokasi untuk membantu warga melakukan pendataan serta pembersihan puing-puing bangunan yang rusak akibat terjangan angin kencang.
Berdasarkan data sementara, bencana angin puting beliung menyebabkan sejumlah kerusakan di beberapa blok wilayah Desa Muara. Di Blok Muara Wetan tercatat sebanyak 85 unit rumah warga mengalami kerusakan. Sementara itu, di Blok Karang Anyar terdapat 21 unit rumah rusak, 2 unit bangunan SDN, 1 gedung PGRI, serta 1 unit mushola juga terdampak.
Meski kerusakan bangunan cukup signifikan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian personel. Untuk kerugian materiil hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh aparat terkait.
Danramil 0620-21/Suranenggala Kapten Arh Jumatsyah menyampaikan bahwa pihaknya bersama unsur terkait langsung turun ke lapangan guna membantu masyarakat yang terdampak sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami bersama anggota langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Selain membantu membersihkan puing-puing, kami juga melakukan pendataan terhadap rumah dan fasilitas umum yang terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P. menyampaikan bahwa jajaran TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat terjadi bencana.
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah untuk selalu sigap dan responsif dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kehadiran TNI diharapkan dapat memberikan rasa aman serta membantu mempercepat proses penanganan dan pemulihan di wilayah yang terdampak,” ungkapnya.
Saat ini anggota Koramil bersama aparat desa, relawan, dan masyarakat masih terus melakukan gotong royong membersihkan material bangunan yang rusak serta membantu warga yang terdampak bencana. Pendataan kerugian materiil juga masih terus dilakukan untuk mengetahui total dampak kerusakan secara keseluruhan.
Kodim 0620/Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi keadaan darurat. (Pen)