NTT - Kefamenanu, Dalam rangkaian kegiatan TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU, sasaran non fisik berupa Sosialisasi Penyuluhan Rekrutmen Prajurit TNI digelar di wilayah perbatasan RI–RDTL, tepatnya di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membuka akses informasi dan kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda perbatasan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur keprajuritan.
Sosialisasi tersebut dipandu langsung oleh personel Satgas TMMD Kodim 1618/TTU dan diikuti dengan antusias oleh para pelajar serta masyarakat Desa Sunkaen. Suasana penuh semangat terlihat saat para peserta menyimak pemaparan materi yang disampaikan secara jelas dan komunikatif. Tidak hanya memberikan informasi teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog interaktif antara TNI dan masyarakat, sehingga terjalin kedekatan serta pemahaman yang lebih mendalam.
Dalam sosialisasi terkait rekrutmen prajurit TNI, dijelaskan secara rinci mengenai persyaratan umum, tahapan seleksi, jadwal pendaftaran, hingga pembinaan fisik dan mental yang perlu dipersiapkan sejak dini. Personel Satgas menekankan bahwa kesempatan menjadi prajurit TNI terbuka bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa, termasuk dari wilayah perbatasan. Ditekankan pula pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan disiplin, serta menjauhi pelanggaran hukum sebagai modal utama untuk meraih cita-cita menjadi prajurit TNI.
Selain itu, peserta juga diberikan motivasi agar memiliki semangat juang, rasa percaya diri, dan kebanggaan sebagai generasi perbatasan yang siap bersaing secara sehat. Melalui kegiatan ini, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang tangguh dan berkarakter. Diharapkan, dari Desa Sunkaen akan lahir calon-calon prajurit TNI yang mampu mengharumkan nama daerah serta menjaga kedaulatan NKRI di garis terdepan.
Danramil 1618-01/Miotim Mayor Inf Ery N. M. Ninu, S.Pd., dalam penyampaiannya mengajak para pemuda untuk tidak ragu bermimpi besar dan mempersiapkan diri sejak sekarang. Ia menegaskan bahwa TNI memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang sosial. Di akhir penyampaiannya, beliau menekankan dengan tegas bahwa proses rekrutmen prajurit TNI tidak dipungut biaya alias gratis.
“Jangan percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seleksi TNI dilaksanakan secara transparan dan profesional. Siapkan diri sebaik mungkin, karena kesempatan itu terbuka untuk kalian,” tegasnya. (Kodim 1618/TTU)