Denpasar - Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Subagyo W.G. menghadiri kegiatan Penandatanganan Perpanjangan Nota Kesepakatan tentang Pelaksanaan Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat) yang digelar di Gedung Wisma Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., ini diikuti sekitar 200 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, lembaga peradilan, serta Majelis Desa Adat se-Bali.
Penandatanganan nota kesepakatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama lintas lembaga dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Bali. Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Subagyo W.G. mewakili Pangdam IX/Udayana turut mendukung penguatan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan desa adat dalam sistem pengamanan lingkungan berbasis kearifan lokal.
Kehadiran Irdam IX/Udayana menegaskan komitmen Kodam IX/Udayana dalam mendukung pelaksanaan Sipandu Beradat sebagai bagian dari upaya pembinaan teritorial dan penguatan ketahanan wilayah. Kodam IX/Udayana memandang peran desa adat sebagai garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Bali.
Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan bahwa perpanjangan nota kesepakatan Sipandu Beradat merupakan langkah strategis untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan. “Desa adat memiliki peran penting dalam sistem pengamanan lingkungan yang bersinergi dengan TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Bali menekankan bahwa sistem pengamanan lingkungan terpadu berbasis desa adat tidak hanya berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan mencegah potensi gangguan kamtibmas. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan koordinasi, soliditas, dan sinergitas demi terwujudnya Bali yang aman, damai, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza, serta pembacaan Pancasila, sebelum dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan pada pukul 10.00 Wita. Acara berakhir pada pukul 10.30 Wita dalam keadaan aman dan lancar, ditutup dengan foto bersama seluruh pejabat dan undangan yang hadir.
Melalui perpanjangan nota kesepakatan ini, Kodam IX/Udayana berharap pelaksanaan Sipandu Beradat semakin efektif sebagai forum pre-emtif dan preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan desa adat. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adat diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh bagi stabilitas keamanan wilayah Bali. (Pendam IX/Udy)