Pangalengan, - Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang III TA. 2025 yang diselenggarakan di Secata Rindam III/Siliwangi, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (04/02/2026).
Pendidikan Dikmata TNI AD Gelombang III TA 2025 di lingkungan Rindam III/Slw diikuti oleh 1.778 orang siswa, yang terdiri dari 1.128 orang siswa dididik di Secata Rindam III/Slw Pangalengan, Kabupaten Bandung, serta 650 orang siswa yang dididik di Dodiklatpur Rindam III/Slw Ciuyah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Upacara penutupan di Dodiklatpur Ciuyah dipimpin oleh Irdam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin, M.A., selaku Inspektur Upacara.
Dalam upacara tersebut, Kasdam III/Siliwangi membacakan amanat Kasad menyampaikan ucapan selamat kepada 21.885 mantan siswa yang telah dinyatakan lulus dan resmi dilantik menjadi Prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua. Pencapaian tersebut merupakan buah dari kegigihan, kerja keras pribadi, serta dukungan dan doa restu orang tua dan keluarga.
Pendidikan intensif selama dua bulan yang telah dilalui, dengan berbagai pembinaan fisik dan mental, bertujuan membentuk prajurit TNI AD yang tangguh, profesional, dan berkarakter, berlandaskan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Pendidikan tersebut merupakan bagian integral dari strategi besar pembangunan kekuatan TNI Angkatan Darat yang dirancang secara sistematis oleh Presiden Republik Indonesia dan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh lembaga pendidikan TNI AD.
Dihadapkan pada tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis, kehadiran generasi prajurit muda diharapkan mampu mendukung tugas pokok TNI AD, baik dalam operasi pertempuran maupun sebagai penggerak inovasi pemberdayaan potensi masyarakat. Peran prajurit muda sebagai inti penguatan Batalyon Teritorial Pembangunan telah terbukti efektif dalam mendukung percepatan pemulihan dan penanggulangan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.
Kasad menekankan agar seluruh mantan siswa Dikmata TNI AD menjadikan ilmu pengetahuan, kemampuan teknik, serta taktik militer yang telah diperoleh sebagai modal dasar dalam membangun jati diri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional. (Pendam III/Siliwangi).