Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Narasumber pada PKKMB STISIP Widyapuri Mandiri Palabuhanratu: Jangan Terprovokasi Berita Hoaks

Sukabumi,   Dandim 0622/Kab. Sukabumi Letkol Kav. Andi Ardhana hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STISIP Widyapuri Mandiri Pelabuhan Raru tahun akademik 2025–2026, Sabtu (20/9/2025).

 

Dengan mengusung tema “Menjadi Intelektual Progresif Mewujudkan Tri Dharma dengan Aksi Nyata”, kegiatan tersebut diikuti puluhan mahasiswa dan mahasiswi baru. Dalam kesempatan itu, Dandim menyampaikan materi seputar wawasan kebangsaan dan bela negara yang dianggap penting sebagai bekal generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

 

“Sebagai generasi penerus menuju Indonesia Emas, jangan sampai terpengaruh narkoba, obat-obatan, maupun terprovokasi berita hoaks. Adik-adik inilah calon pemimpin bangsa, baik di Sukabumi maupun di tingkat nasional,” ujar Letkol Kav. Andi Ardhana.

 

Menurutnya, kemajuan atau kemunduran bangsa ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini. Karena itu, ia menekankan pentingnya memanfaatkan sarana teknologi secara bijak, menjaga sikap, berperilaku baik, serta aktif melakukan hal-hal positif yang bermanfaat bagi lingkungan, daerah, maupun bangsa.

 

“Belajarlah mulai dari hal-hal kecil, berpikir positif, cintai kampus ini, dan teruslah bersosialisasi serta berkomunikasi dengan baik. Fokuslah pada masa depan agar bisa menjadi pribadi unggul dan bermanfaat,” tambahnya.

 

Dandim juga menegaskan bahwa dirinya memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara sebagai bekal mahasiswa baru untuk menyongsong masa depan. Ia menilai, mahasiswa angkatan 2025–2026 yang rata-rata berusia 18–20 tahun merupakan generasi yang kelak akan berada di posisi strategis pada masa Indonesia Emas 2045. “Dua puluh tahun mendatang, mereka inilah yang akan menjadi pejabat, pemimpin, atau tokoh yang berpengaruh,” terangnya.

 

“Maka kami berharap mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri bisa menjadi anak-anak muda yang berguna, tidak mudah terprovokasi, dan mampu membanggakan orang tua, daerah, serta bangsa,” pungkasnya. (Pen)