Kab. Bandung, - Suasana khidmat dan penuh suka cita mewarnai Yayasan Pondok Pesantren Alburdah, Ribuan umat Islam berkumpul dalam Tabligh Akbar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, pada Minggu, 14 September 2025.
Di tengah keramaian tersebut, hadir Letkol Kav Samto Betah.,S.HUB.INT., Komandan Kodim, beserta jajaran.
Kehadiran Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah.,S.HUB.INT., didampingi oleh Pasi Intel Kodim 0624 Kab. Bandung, Kapten Inf Suwandi, dan Danramil Soreang, Mayor Inf Dede Rohendi, menjadi simbol komitmen TNI dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya tokoh agama dan pondok pesantren.
Setibanya di lokasi, Dandim Samto disambut hangat oleh Pimpinan Pondok Pesantren Alburdah, Abuya KH. Ahmad Busyiri Muslim. Keduanya bertukar senyum, menandakan jalinan persaudaraan yang erat. Tampak hadir pula Forkopimda Kabupaten Bandung, Forkopincam Kutawaringin, para Muballigh, serta elemen masyarakat lainnya.
Dandim Samto dengan seksama mengikuti setiap rangkaian acara. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan salawat Nabi menggema, menyejukkan hati para hadirin. Ceramah agama yang disampaikan para Muballigh menyentuh kalbu, mengajak umat untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Semangat kebersamaan dan persatuan begitu terasa, melampaui perbedaan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim Samto menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting sebagai sarana ibadah dan perekat sosial. “Ketika ulama dan umara bersatu, masyarakat akan semakin kokoh,” ujarnya kepada Kapten Suwandi.
Selama acara berlangsung, Dandim Samto dan rombongan berinteraksi dengan berbagai pihak, mendengarkan aspirasi, dan berbagi cerita. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus menunjukkan bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat.
Acara Tabligh Akbar ditutup dengan doa bersama. Dandim Samto merasakan energi positif yang luar biasa dan pulang dengan keyakinan bahwa sinergi antara TNI, ulama, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama dalam membangun Kabupaten Bandung yang lebih maju, aman, dan sejahtera, berlandaskan nilai-nilai agama dan Pancasila.
Peringatan Maulid Nabi di Pondok Pesantren Alburdah bukan hanya sekadar acara seremonial, melainkan sebuah manifestasi nyata dari persatuan dan kebersamaan yang patut dijaga dan dilestarikan. (Pen)