Jalan Baru, Semangat Baru! Aksi Kompak Satgas TMMD dan Warga Langkapjaya Tuai Pujian

Lengkong, – Sabtu pagi yang biasanya tenang di Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, berubah jadi lautan semangat dan gotong royong. Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan orang sudah sibuk di jalan penghubung Kampung Sampalan menuju Cimanggu. Bukan tanpa alasan, Satgas TMMD ke-125 datang membawa misi mulia: mengaspal jalan rusak yang sudah lama dikeluhkan warga, pada Sabtu (26/7/2025).

 

Dipimpin langsung oleh Komandan SSK TMMD, Kapten Inf Yefri Susanto, pengaspalan jalan ini jadi bukti nyata sinergi TNI dan rakyat. Tidak main-main, ada 15 anggota Satgas, 22 pekerja tim aspal profesional, 2 aparat desa, 2 personel Linmas, dan yang paling luar biasa 150 warga yang rela turun tangan membantu.

 

Cuaca memang panas, tapi tak menghalangi antusiasme. Peluh bercucuran, namun senyum tetap terjaga. Suara mesin aspal bercampur dengan gelak tawa warga dan prajurit yang saling menyemangati. Di tengah debu dan aspal panas, ada satu hal yang terasa kuat: semangat kebersamaan.

 

Warga yang ikut serta dalam kegiatan ini tak bisa menyembunyikan rasa bangganya dengan kondisi jalan yang sudah lulus tidak perlu bangga becek lagi. “Kami senang sekali akhirnya jalan ini dibenahi. Dulu berlubang dan becek, sekarang sudah mulus. Terima kasih TNI!” kata salah satu warga dengan mata berbinar.

 

Tak hanya sekadar memperbaiki infrastruktur, aksi pengaspalan ini punya makna lebih dalam. Ini tentang membangun kepercayaan dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. TNI bukan hanya hadir saat negara genting, tapi juga ada saat rakyat membutuhkan sentuhan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

 

Menurut Kapten Yefri, TMMD kali ini memang menyasar desa-desa yang membutuhkan percepatan pembangunan. “Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Infrastruktur yang baik bisa mendukung ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial,” jelasnya.

 

Kini, jalan penghubung Sampalan–Cimanggu sudah mulus. Tak hanya mempermudah mobilitas, jalan ini juga membuka akses yang lebih cepat untuk hasil pertanian, kegiatan usaha warga, hingga akses anak-anak sekolah. Semua itu dimulai dari niat baik dan kerja keras bersama—dan tentunya, semangat gotong royong yang jadi ciri khas bangsa ini.

 

Langkapjaya pun kembali hidup, bukan hanya karena jalannya mulus, tapi karena kebersamaan yang tercipta hari itu. Sebuah pagi yang tak akan dilupakan warga desa, ketika TNI dan rakyat berjalan bersama, membangun mimpi dari jalan yang dulunya penuh lubang. (Pen)