Cegah Risiko Banjir, Koramil 1623-06/Selat Pimpin Gotong Royong Pembersihan Sungai Desa Duda
KARANGASEM — Anggota Koramil 1623-06/Selat bersama instansi terkait dan warga masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan alur sungai yang mampet di Dusun Padang Tunggal Kangin, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, pada Senin, (2/11/26)
Pembersihan ini dilakukan menyusul tersumbatnya aliran sungai oleh batang pohon kelapa dan material bambu yang terbawa arus saat hujan deras, sehingga menyebabkan air sungai meluap hingga ke permukaan jembatan dan dikhawatirkan mengganggu keselamatan serta kelancaran lalu lintas.
Kegiatan yang diikuti sekitar 30 orang ini dipimpin langsung oleh Danramil 1623-06/Selat, Kapten Inf I Wayan Sadra. Turut hadir Perbekel Duda I Wayan Dulur, perwakilan BPBD Karangasem, anggota Yon TP, unsur Pemerintah Kecamatan Selat, Babinsa Desa Duda Sertu I Made Sumardika, Bhabinkamtibmas Desa Duda Aiptu Komang Urip, serta warga setempat.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 Wita dengan pengecekan lokasi dan langsung dilanjutkan pembersihan material penyumbat sungai. Seluruh peserta bekerja secara gotong royong mengangkat batang kelapa, bambu, dan tumpukan sampah yang menghambat aliran air. Pukul 11.00 Wita, sisa material berhasil dikumpulkan dan diangkut ke tempat pembuangan akhir. Aliran sungai pun kembali normal dan air tidak lagi meluap ke jembatan, sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali berjalan lancar tanpa kendala. Kegiatan resmi berakhir pukul 12.00 Wita dalam keadaan aman dan tertib.
Danramil 1623-06/Selat menyampaikan "bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antar Instansi dan kepedulian bersama terhadap lingkungan dan keselamatan warga. "Kerja sama yang baik antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan terhindar dari risiko banjir saat musim hujan," ujarnya.
Diharapkan melalui kegiatan ini, aliran sungai tetap lancar dan masyarakat juga turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.