ASPERS KASDAM XXII/TB MENGIKUTI VICON RAPAT KOORDINASI (RAKOR) PENERIMAAN CALON BINTARA DAN TAMTAMA REGULER SERTA KHUSUS DAYAK.
Rakor tersebut merupakan bagian dari upaya menyukseskan program penerimaan prajurit TNI AD TA 2027, sekaligus menindaklanjuti kebijakan percepatan pemenuhan kebutuhan prajurit, khususnya untuk mendukung pembentukan Brigif Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Pelaksanaannya mengacu pada hasil koordinasi bidang rekrutmen prajurit serta Surat Telegram Kasad Nomor ST/3043/2026 tanggal 11 September 2026 tentang pelaksanaan penerimaan Calon Bintara dan Tamtama Khusus Suku Dayak TA 2027.
Dalam paparan rakor, disampaikan bahwa penerimaan prajurit TNI AD TA 2027 mencakup jalur reguler dan khusus Dayak. Pelaksanaan rekrutmen dipersiapkan melalui tahapan pendaftaran, validasi data, pemeriksaan dan pengujian sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk mendukung ketepatan administrasi, proses validasi calon juga diarahkan menggunakan mekanisme yang terintegrasi agar kesamaan dan keakuratan data dapat terjaga.
Kodam XXII/TB juga menekankan pentingnya pelaksanaan kampanye penerimaan secara masif guna meningkatkan animo calon prajurit. Sosialisasi perlu diperkuat, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kepada putra-putri asli suku Dayak. Babinsa diharapkan berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai persyaratan, tata cara pendaftaran daring, serta mekanisme seleksi sehingga calon peserta dapat memahami setiap tahapan dan tidak melewatkan proses validasi akibat kurangnya informasi.
Selain sosialisasi, pemantauan perkembangan jumlah pendaftar dan validasi menjadi perhatian penting dalam mendukung pencapaian target penerimaan. Dalam paparan tersebut, tercantum kebutuhan penerimaan sebanyak 2.531 calon Bintara dan 4.592 calon Tamtama, dengan total 7.123 calon. Data tersebut menjadi bagian dari perencanaan dan pemantauan pemenuhan kebutuhan prajurit TNI AD TA 2027.
Melalui koordinasi dan persiapan yang terarah, Kodam XXII/TB berkomitmen mendukung pelaksanaan penerimaan prajurit TNI AD yang tertib, transparan, dan sesuai ketentuan, serta menjaring calon prajurit yang memenuhi persyaratan untuk memperkuat pertahanan negara dan pengabdian kepada bangsa Indonesia.