Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam III/Siliwangi
Kodam III/Siliwangi 28 October 2026

Detik-Detik Kebun Bambu di Sunia Majalengka Membara, Babinsa dan Warga Dibuat Keringat Dingin Padamkan Api Selama 3 Jam

Detik-Detik Kebun Bambu di Sunia Majalengka Membara, Babinsa dan Warga Dibuat Keringat Dingin Padamkan Api Selama 3 Jam
Majalengka, — Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan kebun bambu di Blok Leuweung Meuting Margahayu, Desa Sunia, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026) sore. Lahan kebun bambu seluas kurang lebih 1 hektare (10.000 m²) milik tiga warga setempat, Ibu Icih, Bapak Nandang, dan Bapak Idi ludes dilalap si jago merah. Insiden berdarah dingin ini diduga kuat berawal dari sisa pembakaran sampah yang tersapu angin kencang di tengah cuaca kering. Babinsa Koramil 1704/Talaga, Serka Wawan Kardiwan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menceritakan bagaimana titik api pertama kali ditemukan hingga aksi heroik warga bersama petugas menggagalkan kobaran api yang kian meluas. Peristiwa bermula sekitar pukul 15.10 WIB. Kepala Desa Kareo, Jajang Karya Permana, yang sedang melintas mendadak kaget melihat kepulan asap hitam pekat dan kobaran titik api membumbung tinggi dari arah kebun bambu. Sadar akan bahaya angin kencang yang bisa membuat api cepat menjalar, Kades Kareo langsung bergerak cepat melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta aparat desa setempat. Hanya berselang 10 menit, tepatnya pukul 15.20 WIB, tim gabungan yang terdiri dari anggota Koramil 1704/Talaga, Polsek Banjaran, Satpol PP Kecamatan Banjaran, perangkat desa, serta puluhan warga sekitar langsung meluncur ke lokasi kejadian. Di lokasi, suasana sempat menegangkan lantaran kobaran api membesar dengan cepat akibat tiupan angin kencang. Dengan peralatan yang sangat terbatas, gabungan petugas dan masyarakat pantang menyerah. Mereka bahu-membahu memadamkan api menggunakan selang air rumah tangga dan alat-alat seadanya. Aksi tanggap dan gotong royong ini akhirnya membuahkan hasil manis. Setelah berjibaku melawan kobaran api selama hampir 3 jam, titik api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 18.05 WIB. “Penyebab kebakaran diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang belum padam sempurna. Ditambah faktor cuaca dan hembusan angin kencang, sehingga api cepat membesar dan merembet,” ujar Serka Wawan Kardiwan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa menegangkan ini. Namun, kerugian materiil ditaksir cukup besar menyusul hangusnya lahan kebun bambu seluas 1 hektare. Petugas pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan tidak sembarangan membakar sampah, terutama di area perkebunan atau lahan kering saat kondisi angin kencang guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Pendim_0617)
Kembali ke Daftar