Kebakaran Landa Bukit Wisata Ajimut Waled, TNI-Polri dan Damkar Berhasil Padamkan Api
Kabupaten Cirebon, - Kebakaran lahan kosong melanda kawasan Bukit Wisata Ajimut, Desa Waled Asem, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026) pagi. Personel TNI-Polri bersama petugas pemadam kebakaran, unsur potensi SAR, dan masyarakat setempat berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke area sekitarnya.
Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Hingga proses pemadaman selesai, penyebab munculnya api masih belum diketahui. Berdasarkan laporan penanganan di lapangan, informasi kebakaran diterima petugas sekitar pukul 07.00 WIB. Personel kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 07.05 WIB dan tiba sekitar pukul 07.15 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.
Penanganan melibatkan empat personel TNI dari Koramil 0620-08/Waled, tiga personel Polsek Waled, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Cikulak beserta personelnya, masyarakat Desa Waled Asem, serta GURILA sebagai unsur potensi SAR.
Petugas melakukan pemadaman menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran. Sementara itu, masyarakat turut membantu dengan peralatan seadanya, termasuk menggunakan ranting-ranting pohon untuk mengendalikan api.
Kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan. Akses jalan menuju lokasi kebakaran yang sempit, terjal, dan berada di kawasan perbukitan membuat petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik api.
Meski menghadapi kendala tersebut, seluruh unsur yang terlibat tetap bersinergi dalam upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Danramil 0620-08/Waled mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, unsur potensi SAR, dan masyarakat dalam menangani kebakaran lahan di kawasan Bukit Wisata Ajimut.
“Kami mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran lahan di Bukit Wisata Ajimut. Berkat kerja sama dan kesigapan petugas bersama masyarakat, proses pemadaman dapat diselesaikan dengan aman dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga dapat segera ditangani dan tidak meluas, ” ujar Danramil 0620-08/Waled.
Berdasarkan laporan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 100 meter persegi. Sementara itu, sekitar 1.500 meter persegi area dilaporkan berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran. Proses pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 10.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan hingga pukul 10.30 WIB untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun personel yang mengalami kerugian. Adapun penyebab kebakaran masih belum diketahui. Penanganan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat koordinasi seluruh unsur yang terlibat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di kawasan perbukitan yang memiliki akses terbatas. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas. (Pen)