Babinsa Pekalangan Sambangi SPPG, Kodim 0614/Kota Cirebon Tekankan Kualitas dan Keamanan Makanan Program MBG
Kota Cirebon, – Memastikan kualitas dan keamanan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga, Babinsa Kelurahan Pekalangan, Serda Andri, bersama Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kelurahan Pekalangan melaksanakan anjangsana ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pekalangan, Kota Cirebon.
Kegiatan tersebut berlangsung di SPPG Pekalangan, Jalan Kebon Belimbing RT 02 RW 03, Pagongan, Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Rabu (21/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Babinsa bersama Kasi Trantibum berkoordinasi dengan koordinator pendistribusian dan ahli gizi SPPG terkait pentingnya menjaga mutu makanan sebelum disalurkan kepada para penerima manfaat.
Dalam kesempatan itu, Serda Andri menyampaikan imbauan agar pihak SPPG senantiasa memperhatikan kualitas bahan pangan, proses pengolahan, kebersihan, keamanan, serta kelayakan makanan sebelum didistribusikan. Hal tersebut penting untuk memastikan makanan yang diterima masyarakat tetap aman, layak dikonsumsi, dan sesuai dengan kebutuhan gizi penerima manfaat.
Selain itu, kelancaran proses pendistribusian juga menjadi perhatian agar makanan dapat diterima tepat waktu dengan kondisi yang tetap terjaga. Koordinasi antara pihak SPPG, pemerintah kelurahan, dan aparat kewilayahan diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program MBG secara tertib dan optimal.
Kegiatan anjangsana ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial Babinsa sekaligus bentuk kepedulian terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan pangan dan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan, diharapkan SPPG Pekalangan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga program MBG berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat sesuai dengan tujuan pemenuhan gizi masyarakat.
Pada kunjungan tersebut, Babinsa Kelurahan Pekalangan Serda Andri menyampaikan bahwa kualitas, keamanan, dan kelayakan makanan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami mengimbau kepada seluruh pihak SPPG, khususnya koordinator pendistribusian dan ahli gizi, agar senantiasa memperhatikan kualitas bahan makanan, kebersihan dalam proses pengolahan, serta keamanan dan kelayakan makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Pastikan makanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan gizi, aman dikonsumsi, dan didistribusikan tepat waktu sehingga manfaat program MBG dapat dirasakan secara optimal, ” ujar Serda Andri.
Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi dan pengawasan secara berkelanjutan antara pihak SPPG, pemerintah kelurahan, dan aparat kewilayahan guna mendukung kelancaran program serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan MBG.
Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pengelola SPPG dalam melakukan pengawasan serta menjaga kelancaran distribusi makanan.
Dengan koordinasi yang baik dan pengawasan berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan program MBG dapat berjalan aman, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat. (Pen)