Danramil 1116/Cikajang Laksanakan Pengawasan dan Monitoring Pembangunan Bakti Persada TNI di Ponpes Alqonaah
Garut, - Komandan Koramil (Danramil) 1116/Cikajang, Kapten Inf Cacu Ruswandi, melaksanakan pengawasan dan monitoring pembangunan dalam kegiatan Bakti Persada TNI di Pondok Pesantren (Ponpes) Alqonaah, Kampung Dano RT 04/RW 06, Desa Cibodas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan pengawasan dan monitoring tersebut dilaksanakan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan aman, lancar, tertib, serta sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Adapun pembangunan yang dilaksanakan melalui kegiatan Bakti Persada TNI di Ponpes Alqonaah meliputi pembuatan sumur bor, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), menara penampungan air (toren), kobong atau asrama santri, serta pemasangan pintu kamar mandi.
Danramil 1116/Cikajang, Kapten Inf Cacu Ruswandi, bersama Babinsa Desa Cibodas, Sertu Carsono, terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan tersebut. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan di wilayah binaan.
Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para santri dan pengelola pondok pesantren, terutama dalam menunjang kebutuhan air bersih, sanitasi, serta ketersediaan tempat tinggal yang lebih memadai bagi para santri.
Pimpinan Ponpes Alqonaah, H. Zeni M. Ikbal, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan TNI terhadap pembangunan fasilitas pondok pesantren yang dipimpinnya.
"Atas nama keluarga besar Ponpes Alqonaah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada TNI atas pelaksanaan kegiatan Bakti Persada TNI ini. Pembangunan sumur bor, MCK, menara toren, kobong, dan pintu kamar mandi sangat bermanfaat untuk menunjang kebutuhan para santri. Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik, " ungkapnya.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi pengelola pondok pesantren untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan keagamaan serta memberikan kenyamanan bagi para santri dalam menuntut ilmu. (Pen)