Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam IX/Udayana
Kodam IX/Udayana 19 October 2026

Kodim 1617/Jembrana Gelar Upacara Bendera 17-an: Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Pengawalan Program Nasional

Kodim 1617/Jembrana Gelar Upacara Bendera 17-an: Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Pengawalan Program Nasional
JEMBRANA – Dalam rangka memelihara jiwa nasionalisme, meningkatkan disiplin, serta memperkuat soliditas antarinstansi TNI, Kodim 1617/Jembrana menggelar Kegiatan Upacara Bendera 17-an Gabungan se-Garnisun Kabupaten Jembrana bertempat di Lapangan Apel Makodim 1617/Jembrana, Jalan Ngurah Rai No.135, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Senin (19/9/2026). Pada upacara tersebut, Pgs. Kasdim 1617/Jembrana Kapten Inf Abdul Wahid bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sementara itu, Danramil 1617-03/Melaya Kapten Inf I Ketut Widiana bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup), dan Pasipers Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf I Komang Artana bertindak sebagai Perwira Upacara (Paup). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 personel gabungan yang terdiri dari Pok Perwira Menengah/Perwira Pertama (Pama), 1 Peleton Anggota Kodim 1617/Jembrana (tidak bersenjata), 1 Peleton Anggota Makodim 1617/Jembrana (bersenjata), 1 Peleton Yonif 741/Garuda Nusantara (bersenjata), Pok Unit Intel Kodim 1617/Jembrana, serta 1 Peleton PNS Kodim 1617/Jembrana. Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Pgs. Kasdim 1617/Jembrana Kapten Inf Abdul Wahid, disampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih dari Presiden Republik Indonesia atas terselenggaranya peringatan HUT ke-81 TNI yang berlangsung khidmat dan sederhana. Panglima TNI mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI menjadikan momentum tersebut untuk terus berbenah diri agar TNI semakin dicintai rakyat. Menghadapi kondisi global yang dipenuhi persaingan geopolitik, ancaman perang informasi, serta perkembangan teknologi militer modern seperti kecerdasan buatan (AI) dan sistem persenjataan nirawak (drone), Panglima TNI menekankan pentingnya adaptasi cepat, penguasaan teknologi pertahanan, dan penguatan ketahanan wilayah bersama rakyat. "Kita harus memperkuat soliditas antarmatra, meningkatkan penguasaan teknologi pertahanan, dan membangun ketahanan wilayah yang tangguh. Terlebih lagi, TNI berkewajiban mutlak mengawal serta menyukseskan program-program prioritas nasional agar berjalan aman, lancar, dan berdampak nyata bagi bangsa," tegas Kapten Inf Abdul Wahid saat membacakan amanat. Selain membahas modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) serta peningkatan kesejahteraan prajurit, amanat Panglima TNI memberikan perhatian serius terhadap penegakan disiplin dan kepatuhan hukum. Seluruh prajurit dan ASN TNI diperintahkan secara tegas untuk menghindari segala bentuk tindakan ilegal maupun kriminal, termasuk penyalahgunaan narkoba, perjudian online, penipuan, pemerasan, hingga penyalahgunaan wewenang. "Kehadiran kita di tengah masyarakat harus selalu memberikan rasa aman. Pembuktian jati diri sebagai prajurit terbaik dilakukan melalui sikap yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif," lanjutnya. Rangkaian upacara berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan, diakhiri dengan pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, serta Pembacaan Panca Prasetya KORPRI oleh petugas upacara.
Kembali ke Daftar