Anggota Koramil 1005/Jatinangor Dpp Serma Suparman Monitoring Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden ke-6 RI di Unpad
Sumedang, - Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan VVIP, Babinsa Desa Hegarmanah Serma Suparman melaksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A., yang menyampaikan orasi ilmiah atau stadium general pada Dies Natalis ke-68 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad).
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (13/10/2026), bertempat di Bale Sawala Unpad, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya agenda akademik yang dihadiri tokoh nasional tersebut.
Dalam orasi ilmiahnya, Presiden ke-6 RI Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan berbagai pandangan strategis mengenai kepemimpinan nasional, pembangunan jangka panjang, penguatan demokrasi, serta tantangan Indonesia dalam mewujudkan cita-cita sebagai negara maju.
Ia juga berbagi pengalaman selama memimpin Indonesia selama 10 tahun, termasuk menghadapi krisis ekonomi, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan mengatasi berbagai persoalan nasional.
Menurutnya, pembangunan bangsa membutuhkan visi dan misi jangka panjang yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan masa depan negara. Kepemimpinan nasional tidak boleh hanya berfokus pada kepentingan jangka pendek, tetapi harus mampu meletakkan fondasi yang kuat bagi generasi mendatang.
Selain itu, SBY menyoroti cita-cita Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya upaya bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia, dengan ekonomi produktif yang mampu menghadirkan kemakmuran bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa agar Indonesia terhindar dari ancaman disintegrasi. Pancasila, menurut pokok-pokok materi yang disampaikan, menjadi landasan penting dalam menjaga persatuan di tengah tantangan berbagai ideologi dunia.
Pembahasan lainnya mencakup penguatan demokrasi yang stabil dan berkualitas, sistem ketatanegaraan yang sesuai dengan karakteristik Indonesia, serta pentingnya prinsip checks and balances dalam sistem presidensial. Pembagian kewenangan yang tepat antara pemerintah pusat dan daerah juga menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas penyelenggaraan negara kesatuan.
Melalui kegiatan monitoring dan pengamanan VVIP ini, diharapkan seluruh rangkaian acara Dies Natalis ke-68 FISIP Unpad dapat berjalan tertib, aman, dan lancar. Momentum tersebut juga menjadi sarana memperkuat wawasan kebangsaan, semangat persatuan, serta komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, demokratis, dan sejahtera. (Pen)