Tim Verifikasi Lakukan Perval KDKMP Desa Conggeang Kulon, Temukan Sejumlah Ketidaksesuaian Sarana dan Prasarana
Sumedang, - Tim Verifikasi dan Validasi (Perval) melaksanakan pemeriksaan sarana dan prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Conggeang Kulon, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, pada Senin, 12 Oktober 2026, mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Perval 1 yang terdiri dari perwakilan Dinas Koperasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Adapun personel yang tergabung dalam tim tersebut, yakni Ibu Fitri Nur, S.Kom. dari Dinas Koperasi, Bapak Sidik Permana, S.ST. dan Bapak Edi S. dari PUTR, Ibu Evi, S.Sos. dari DPMD, Bapak Gege Andreas, S.Kom. dari Diskominfo, serta Bapak Erisca Yuriana G. dari BPBD.
Dalam pelaksanaan verifikasi dan validasi, tim melakukan pemeriksaan terhadap kesesuaian barang, kelengkapan fasilitas, serta kondisi fisik bangunan KDKMP Desa Conggeang Kulon.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian antara kondisi riil di lapangan dengan spesifikasi maupun jumlah yang dipersyaratkan. Temuan tersebut meliputi tempat tidur pasien yang belum sesuai spesifikasi ukuran 75 × 195 × 80 cm, belum tersedianya lemari loker 12 pintu berukuran 55 × 186 × 71 cm, serta jumlah palet yang baru tersedia 10 unit dari kebutuhan 25 unit.
Selain itu, terdapat kekurangan pada perlengkapan pakaian, yakni kaos sebanyak 34 buah dari kebutuhan 36 buah dan kemeja sebanyak 17 buah dari kebutuhan 18 buah. Label thermal juga baru tersedia satu unit dari kebutuhan lima unit.
Dari sisi kondisi bangunan dan kelengkapan fasilitas, tim menemukan adanya retak rambut pada dinding bangunan. Fasilitas alat pemadam api ringan (APAR), komputer all-in-one, perangkat absensi sidik jari (fingerprint), dan alarm juga belum tersedia.
Temuan lainnya berkaitan dengan konstruksi rangka tempat tidur pasien yang menggunakan bahan besi hollow, sedangkan spesifikasi yang dipersyaratkan menggunakan pipa. Jumlah keranjang yang tersedia baru 10 unit dari kebutuhan 20 unit, sementara keranjang dorong belum tersedia.
Hasil verifikasi dan validasi tersebut menjadi catatan evaluasi terhadap kelengkapan sarana dan prasarana KDKMP Desa Conggeang Kulon. Data hasil pemeriksaan diharapkan dapat menjadi bahan tindak lanjut bagi pihak terkait dalam melakukan pemenuhan kekurangan serta penyesuaian terhadap spesifikasi yang telah ditentukan.
Melalui kegiatan ini, proses verifikasi dan validasi diharapkan dapat mendukung kesiapan sarana dan prasarana KDKMP agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta menunjang pelaksanaan kegiatan koperasi di Desa Conggeang Kulon. (Pen)