Babinsa Darma Monitoring Kegiatan Posyandu, Dukung Pencegahan Stunting pada Balita
Kuningan, - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting pada balita, Babinsa Desa Darma Koramil 1502/Kadugede, Sertu Hartoyo, melaksanakan monitoring kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Aula Desa Darma, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak. Monitoring dilakukan untuk mendukung kelancaran pelayanan Posyandu sekaligus mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita.
Dalam kegiatan tersebut, pelayanan Posyandu melibatkan tenaga kesehatan yang memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak, pemenuhan gizi seimbang, serta upaya pencegahan stunting sejak dini.
Babinsa Darma, Sertu Hartoyo, menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah binaan.
“Melalui monitoring kegiatan Posyandu ini, kami ingin mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Kami juga mengajak masyarakat untuk rutin membawa balitanya ke Posyandu agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat dipantau secara berkala sebagai salah satu upaya mencegah stunting, ” ujar Sertu Hartoyo.
Sementara itu, Bidan Desa Darma, Ibu Yuliastri, menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan balita, termasuk pemantauan pertumbuhan anak serta edukasi mengenai pemenuhan kebutuhan gizi.
“Posyandu menjadi salah satu sarana penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita. Kami mengimbau para orang tua agar rutin membawa anaknya ke Posyandu, mengikuti arahan petugas kesehatan, serta memperhatikan asupan gizi anak untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal dan mencegah risiko stunting, ” ungkap Yuliastri.
Salah seorang orang tua peserta Posyandu, Ibu Sari, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelayanan Posyandu sangat membantu para orang tua dalam mengetahui perkembangan anak dan memperoleh informasi mengenai kesehatan balita.
“Kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan Posyandu karena bisa mengetahui perkembangan berat dan tinggi badan anak serta mendapatkan informasi tentang makanan bergizi dan kesehatan balita. Semoga kegiatan ini terus berjalan agar anak-anak kami tumbuh sehat, ” tutur Sari.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, diharapkan sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan keluarga.
Dengan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan Posyandu, diharapkan pemantauan tumbuh kembang balita semakin optimal dan upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. (Pen)