Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Desa Kem Kem, Progres Capai 43 Persen
Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Desa Kem Kem, Progres Capai 43 Persen
KARO – Pembangunan jembatan beton di Desa Kem Kem, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, terus berjalan. Hingga Senin (12/10/2026), progres pembangunan telah mencapai 43 persen, dengan pekerjaan yang difokuskan pada pengecoran tembok matahari.
Pengerjaan tersebut merupakan bagian dari tahapan pembangunan jembatan yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0205/TK. Setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk mendukung kualitas konstruksi sehingga jembatan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik.
Desa Kem Kem memiliki potensi unggulan di sektor pertanian, dengan sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada hasil bumi. Berbagai komoditas hortikultura, seperti sayuran, cabai, tomat, kol, selada, dan bawang, serta komoditas lainnya menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi warga. Selain itu, potensi buah-buahan dan hasil pertanian lainnya turut mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan beton tersebut merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan aksesibilitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah pengangkutan hasil pertanian, serta membuka akses yang lebih baik untuk mengembangkan potensi ekonomi desa. Dengan infrastruktur yang memadai, aktivitas pertanian dapat semakin produktif dan peluang pengembangan pariwisata semakin terbuka, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Keterlibatan personel Kodim 0205/TK bersama masyarakat mencerminkan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI AD dengan rakyat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam memajukan desanya.
Kami berharap jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar manfaatnya berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur bukan sekadar menghadirkan akses penghubung, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi daerah dan meningkatkan perekonomian desa.