Babinsa Bunigeulis Bersama PPL dan Kelompok Tani Lakukan Monitoring Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan
Kuningan, - Babinsa Desa Bunigeulis Koramil 1510/Cilimus, Serda Wawan Gunawan, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), perangkat desa, dan kelompok tani melaksanakan monitoring serta pengecekan lahan pertanian yang tidak dapat ditanami padi akibat kekeringan di Desa Bunigeulis, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi lahan pertanian yang mengalami kekeringan, sekaligus mendata luas lahan yang belum dapat ditanami padi akibat keterbatasan ketersediaan air. Data tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan yang tepat bagi para petani.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama PPL Desa Bunigeulis, Kasi Ekbang, dan Ketua Kelompok Tani Cilemong meninjau kondisi lahan serta melakukan pengecekan terhadap area persawahan yang terdampak kekeringan. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memantau kondisi pertanian dan mendukung keberlangsungan kegiatan usaha tani masyarakat.
Babinsa Bunigeulis Koramil 1510/Cilimus, Serda Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa monitoring tersebut penting dilakukan untuk mengetahui kondisi nyata yang dihadapi petani di lapangan.
“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin mengetahui secara langsung seberapa luas lahan pertanian yang mengalami kekeringan hingga belum bisa ditanami padi. Kami berharap hasil pengecekan ini dapat menjadi bahan koordinasi bersama untuk mencari solusi yang tepat bagi para petani, ” ujar Serda Wawan Gunawan.
Sementara itu, PPL Desa Bunigeulis, Asep Budi Gunawan, mengatakan bahwa pengecekan kondisi lahan sangat diperlukan untuk mengetahui dampak kekeringan terhadap kegiatan pertanian.
“Dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan, kita dapat mengetahui kondisi lahan dan tingkat kekeringan yang terjadi. Data tersebut penting sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya agar kegiatan pertanian dapat kembali berjalan ketika kondisi air memungkinkan, ” ungkap Asep Budi Gunawan.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antara Babinsa, PPL, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam memantau kondisi lahan pertanian.
Pendataan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan guna mendukung produktivitas pertanian serta menjaga keberlangsungan usaha tani masyarakat Desa Bunigeulis.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian dan sinergi dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Cigandamekar, khususnya dalam menghadapi tantangan kekeringan yang berdampak terhadap kegiatan pertanian masyarakat. (Pen)