Dandim 1623/Karangasem Hadiri Launching Aplikasi SIGUMI, Perkuat Mitigasi Bencana Gunung Berapi di Kawasan Wisata
Amlapura – Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf I Putu Gede Widarta, menghadiri kegiatan Diseminasi Hasil Riset, Pelatihan Mitigasi Bencana, sekaligus Launching Aplikasi SIGUMI (Sistem Informasi Mitigasi Gunung Berapi Inklusif), yang berlangsung di Wantilan Sabha Prakerti Kantor Bupati Karangasem, Senin (12/10/26).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan pariwisata berkelanjutan di kawasan objek daya tarik wisata di Indonesia.dipimpin oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem, I Made Aditya Sugiharta, dan dihadiri oleh Sekda Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta, perwakilan Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah, tim peneliti RISPRO LPDP, serta pemangku kepentingan terkait lainnya dengan total sekitar 35 peserta.
Ketua Peneliti RISPRO LPDP, Prof. Dr. Adhianty Nurjanah, M.Si., menjelaskan "bahwa Indonesia memiliki 127 gunung api aktif dengan sekitar 8 juta jiwa penduduk yang tinggal di zona risiko tinggi. Pada tahun 2024 saja, tiga kawasan gunung api Gunung Merapi, Gunung Agung, dan Gunung Rinjani mencatat sekitar 13,9 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Penelitian di ketiga lokasi ini menunjukkan perlunya sistem informasi yang andal untuk mengurangi risiko bencana sekaligus mendukung pariwisata yang aman dan berkelanjutan" jelasnya
"Aplikasi SIGUMI hadir sebagai solusi berbasis teknologi yang mencakup empat pilar utama: komunikasi inklusif, kolaborasi pentahelix, dan pariwisata berkelanjutan. Aplikasi ini diharapkan menjadi pusat informasi mitigasi bencana yang memudahkan masyarakat maupun wisatawan mengetahui zona aman dan informasi penting lainnya secara cepat dan akurat," imbuhnya
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Karangasem, "Bupati Karangasem menyambut baik kehadiran aplikasi SIGUMI. "Bencana merupakan tantangan serius bagi pembangunan. Kehadiran aplikasi SIGUMI merupakan langkah positif dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana, diharapkan dapat menjadi instrumen penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengurangi risiko bencana gunung api," ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan prosesi launching aplikasi SIGUMI dan penyerahan hasil riset secara simbolis oleh tim peneliti kepada Sekda Kabupaten Karangasem, disertai sesi pemberian materi pelatihan mitigasi bencana bagi para peserta.