Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam III/Siliwangi
Kodam III/Siliwangi 09 October 2026

Kunci Stabilitas Terisi! Serda Seoulistiyo Perkuat Sinergi di Jatimulya, Babinsa dan Perangkat Desa Satu Komando Jaga Kondusifitas Wilayah

Kunci Stabilitas Terisi! Serda Seoulistiyo Perkuat Sinergi di Jatimulya, Babinsa dan Perangkat Desa Satu Komando Jaga Kondusifitas Wilayah
Indramayu, – Dalam upaya mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan berkelanjutan, komunikasi yang intensif antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa menjadi fondasi yang tak tergantikan. Hal inilah yang mendasari langkah strategis Serda Seoulistiyo Setiawan, Babinsa Desa Jatimulya dari Koramil 1613/Terisi, yang melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama seluruh perangkat Desa Jatimulya pada Selasa pagi (06/10/2026). Bertempat di Kantor Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan misi antara TNI dan pemerintahan sipil di tingkat akar rumput. Kegiatan Komsos ini bukan sekadar rutinitas administratif semata, melainkan sebuah investasi sosial jangka panjang. Serda Seoulistiyo menekankan bahwa tujuan utama dari pertemuan ini adalah mempererat silaturahmi yang telah terjalin selama ini. "Silaturahmi adalah pintu masuk bagi segala bentuk kerjasama yang efektif. Tanpa kedekatan emosional dan rasa saling percaya, program-program pembangunan dan keamanan akan sulit dieksekusi dengan optimal," ujar Serda Seoulistiyo dalam arahannya kepada para perangkat desa yang hadir. Suasana pertemuan pun berlangsung cair dan penuh keakraban, menghilangkan sekat-sekat birokrasi yang kaku. Poin krusial kedua yang dibahas adalah peningkatan sinergitas antara Babinsa dengan Pemerintah Desa Jatimulya. Di era otonomi daerah saat ini, peran perangkat desa sangat sentral dalam pelayanan publik dan pembangunan. Namun, keberhasilan tugas-tugas tersebut tidak bisa dilepaskan dari dukungan stabilitas keamanan yang dijamin oleh TNI. Serda Seoulistiyo mengajak para kepala dusun, sekretaris desa, dan staf lainnya untuk menjadikan Babinsa sebagai mitra kerja yang setara. Mulai dari perencanaan musrenbangdes, penanganan bencana, hingga penyelesaian sengketa tanah, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat solusi atas permasalahan warga. Aspek ketiga yang menjadi fokus pembahasan adalah monitoring dan kerjasama menjaga kondusifitas wilayah. Mengingat dinamika sosial yang terus berkembang, potensi gangguan keamanan bisa muncul dari isu-isu kecil yang tidak terdeteksi sejak dini. Melalui forum Komsos ini, Serda Seoulistiyo membangun sistem peringatan dini berbasis komunitas. Para perangkat desa diminta untuk lebih peka terhadap perubahan sosial di lingkungan masing-masing dan segera berkoordinasi dengan Babinsa jika menemukan indikasi kerawanan. "Kita harus bergerak sebelum masalah membesar. Deteksi dini dan cegah dini adalah kunci agar Jatimulya tetap aman dan nyaman," tegasnya. Respon positif mengalir deras dari pihak perangkat desa. Mereka menyambut baik inisiatif Babinsa untuk terus memperkuat komunikasi. Kepala Desa Jatimulya menyatakan bahwa kehadiran Babinsa yang aktif dan komunikatif sangat membantu kelancaran roda pemerintahan desa. "Dengan adanya koordinasi yang rutin seperti ini, kami merasa lebih yakin dalam menjalankan tugas. Masalah keamanan dan ketertiban bukan lagi beban tunggal kepolisian atau TNI, tapi tanggung jawab kita semua," ungkapnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau sangat aman, tertib, dan lancar. Tidak ada kendala teknis maupun non-teknis yang mengganggu jalannya diskusi. Dokumentasi kegiatan yang diabadikan menunjukkan wajah-wajah optimis dari para peserta, mencerminkan semangat kebersamaan yang tinggi. Kegiatan Komsos ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mempertahankan intensitas komunikasi, baik melalui pertemuan formal maupun informal sehari-hari. Bagi Kodim 0616/Indramayu, apa yang dilakukan oleh Serda Seoulistiyo di Desa Jatimulya adalah contoh nyata implementasi pembinaan teritorial yang humanis dan solutif. Ketika Babinsa mampu menempatkan diri sebagai sahabat dan mitra bagi perangkat desa, maka pertahanan negara di tingkat lokal akan tumbuh secara organik. Sinergi yang terbangun hari ini adalah jaminan bagi masa depan Desa Jatimulya yang lebih sejahtera, aman, dan harmonis di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pen)
Kembali ke Daftar