Percepatan KDKMP Jadi Fokus Evaluasi, Buleleng Catat 21 Gerai Selesai 100 Persen
Desa Giri Emas Kecamatan Sawan. Buleleng – Percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi perhatian dalam rapat evaluasi yang digelar secara daring bersama Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, pada Selasa (06/10/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 11.50 Wita bertempat di KDKMP Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, dan diikuti oleh jajaran Kodam, Korem, serta Kodim se-Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut hadir Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Achmad Setyawan Syah, S.Pd., M.I.P., Pasiter Kodim 1609/Buleleng Kapten Inf Cening Suwirta, Staf Ter Serma Wahyu Rantau, serta Operator Praka Kadek Widiana Saputra.
Rapat dibuka oleh Wakil Panglima TNI yang menekankan bahwa evaluasi percepatan pembangunan KDKMP dilaksanakan secara rutin setiap minggu sebagai upaya memantau sekaligus mempercepat progres pembangunan koperasi yang merupakan salah satu program strategis pemerintah.
Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menyoroti sejumlah wilayah yang masih mengalami keterlambatan pembangunan. Ia meminta seluruh jajaran untuk mengevaluasi berbagai kekurangan di lapangan dan mempercepat penyelesaian pembangunan KDKMP yang belum mencapai target.
Selain itu, ditekankan pentingnya koordinasi terkait keterbatasan tenaga ahli di daerah. Apabila terdapat tenaga Yon TP yang dapat membantu, agar dikoordinasikan untuk mendukung percepatan pembangunan KDKMP.
Wakil Panglima TNI juga menyampaikan bahwa sebanyak 1.084 titik KDKMP telah operasional. Terhadap titik yang masih mengalami keterlambatan, seluruh jajaran diminta melakukan pengawasan dan pengendalian secara maksimal agar penyelesaiannya dapat segera dituntaskan.
Terkait penggunaan anggaran, ditegaskan agar anggaran desa yang dialokasikan di luar kepentingan pembangunan KDKMP dikembalikan sesuai dengan peruntukannya.
Sementara itu, Wa Irjen TNI Mayjen TNI Alvis menyampaikan hasil analisa terhadap sejumlah wilayah yang mengalami keterlambatan, khususnya berkaitan dengan aspek keuangan. Dari 15 Korem dan 110 Kodim yang menjadi perhatian, sebanyak 37 Kodim dinilai relatif aman, sedangkan 73 Kodim dalam kondisi relatif tidak aman.
Ia menekankan perlunya penelusuran terhadap penggunaan maupun keberadaan material dan anggaran, termasuk memastikan kesesuaian jumlah bahan yang tersedia dengan nilai anggaran yang telah dikeluarkan serta meminta pengembalian apabila ditemukan penggunaan dana yang tidak sesuai.
Dalam rapat tersebut, masing-masing Pangkotama juga memaparkan perkembangan pembangunan KDKMP di wilayah masing-masing, meliputi pencapaian target pembangunan, termin penyaluran anggaran, persentase progres, titik yang telah selesai 100 persen, lama waktu pengerjaan, serta berbagai kendala dan langkah penyelesaiannya.
Selain itu, turut dibahas kesiapan prasyarat fisik bangunan KDKMP, data KDKMP terbaik, ketersediaan lahan, akses jalan, ketersediaan listrik dan air bersih, penggunaan solar panel, hingga titik pembangunan yang belum selesai sesuai waktu yang ditentukan.
Untuk wilayah Kabupaten Buleleng, pembangunan KDKMP oleh PT Agrinas Pangan Nusantara mencakup 25 gerai. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 gerai telah selesai 100 persen, termasuk KDKMP Giri Emas dan Bungkulan, sementara empat gerai lainnya masih dalam proses pembangunan.
Empat gerai yang masih dalam proses tersebut yakni KDKMP Umejero dengan progres 54,45 persen, Sanggalangit 78,04 persen, Pangkungparuk 18,75 persen, dan Kalibukbuk 1,62 persen.
Pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Buleleng juga telah disesuaikan dengan ketentuan tata ruang yang berlaku. Keberadaan KDKMP diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa, khususnya melalui pemberdayaan usaha masyarakat, distribusi pangan, serta pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong.
Dengan adanya evaluasi secara berkala, seluruh jajaran diharapkan dapat meningkatkan pengawasan, koordinasi dan percepatan penyelesaian pembangunan sehingga KDKMP dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.