Dandim 0607 Pimpin Apel Gabungan, TNI-Polri dan Pemda Bergerak Padamkan Titik Api di TPA Cikundul
Lembursitu, – Komandan Kodim (Dandim) 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., memimpin apel gabungan TNI, Polri, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi, serta unsur terkait dalam rangka percepatan penanganan dan pemadaman titik api pascakebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul, Kampung Saluyu, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Selasa (29/9/2026).
Apel gabungan tersebut dilaksanakan sebagai langkah percepatan penanganan sejumlah titik api yang masih menyala di kawasan TPA Cikundul. Kegiatan ini melibatkan sekitar 250 personel dari berbagai unsur yang bersinergi dalam operasi pemadaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi Yudi Sutriana, Kepala BPBD Kota Sukabumi H. Yoseph Sabaruddin, S.E., M.M., Kasatpol PP Kota Sukabumi H. Ayi Jamiat, S.STP., M.Si., serta jajaran Kodim 0607/Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, dan unsur pemerintah daerah lainnya.
Dalam arahannya, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri menekankan pentingnya mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan seluruh personel selama proses pemadaman berlangsung.
“Utamakan faktor keamanan dan keselamatan personel selama pelaksanaan pemadaman. Jangan sampai dalam upaya penanganan kebakaran justru menimbulkan risiko terhadap keselamatan petugas di lapangan, ” tegas Letkol Inf Beny Syafri.
Selain aspek keselamatan, Dandim juga meminta seluruh unsur yang terlibat untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi, khususnya dalam menentukan titik-titik api yang menjadi prioritas penanganan.
Setiap perkembangan maupun kendala yang ditemukan di lapangan, lanjutnya, harus segera dikomunikasikan agar dapat dicarikan solusi secara bersama-sama. “Perkuat koordinasi dan komunikasi antarunsur agar penanganan titik-titik api dapat dilaksanakan secara efektif, terpadu, dan maksimal, ” ujarnya.
Dalam pelaksanaan operasi, personel gabungan dibagi menjadi tiga tim untuk mempermudah koordinasi sekaligus mempercepat penanganan titik-titik api yang masih menyala di kawasan TPA Cikundul.
Kekuatan yang terlibat terdiri dari 1 SSK Kodim 0607/Kota Sukabumi, 1 SSK Polres Sukabumi Kota, 1 SST Damkar, 1 SST DLH, 1 SST BPBD, 1 SST Dinas Perhubungan (Dishub), dan 1 SST Pemuda Pancasila.
Operasi tersebut juga didukung enam unit kendaraan pemadam kebakaran Kota Sukabumi serta unsur Damkar Kodim 0607/Kota Sukabumi, PMI, dan PDAM Kota Sukabumi. Usai pelaksanaan apel, sekitar pukul 08.50 WIB, seluruh personel bergerak menuju sejumlah titik api yang masih menyala untuk melaksanakan pemadaman secara terpadu.
Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga melaksanakan pemantauan terhadap titik-titik yang sebelumnya terbakar guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api.
Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri berharap melalui penanganan yang terpadu dan terkoordinasi, seluruh titik api dapat segera dipadamkan sehingga kondisi kawasan TPA Cikundul kembali aman dan terkendali.
“Penanganan harus dilakukan secara terpadu, dengan mengutamakan keselamatan personel dan memperkuat koordinasi di lapangan. Kami berharap seluruh titik api dapat segera dipadamkan dan tidak kembali menyala sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar, ” ungkapnya.
Monitoring dan pengecekan secara berkala juga dinilai penting, terutama pada titik-titik yang sebelumnya terbakar. Selain itu, faktor-faktor yang berpotensi memicu munculnya kembali kebakaran perlu diidentifikasi dan ditangani sebagai langkah pencegahan.
Sinergitas lintas instansi dalam penanganan kebakaran TPA Cikundul ini menjadi wujud kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah Kota Sukabumi.
Melalui koordinasi yang kuat, pemadaman yang terarah, serta pemantauan secara berkala, diharapkan seluruh titik api dapat dituntaskan dan risiko kebakaran berulang dapat diminimalkan demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan. (Pen)