Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam IV/Diponegoro
Kodam IV/Diponegoro 30 September 2026

SAAT AIR MENJADI HARAPAN: KODIM 0706/TEMANGGUNG KEMBALI KIRIM BANTUAN KE WARGA DUSUN BUGEN

SAAT AIR MENJADI HARAPAN: KODIM 0706/TEMANGGUNG KEMBALI KIRIM BANTUAN KE WARGA DUSUN BUGEN
Temanggung — Ketika air bersih menjadi kebutuhan yang tidak mudah didapat, kedatangan Kodim 0706/Temanggung membawa 5000 liter air bukan sekadar bantuan. Bagi warga Dusun Bugen, Desa Geblog, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Selasa, (29/9/2026). Penyaluran air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI melalui satuan kewilayahan untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih di tengah musim kemarau. Dusun Bugen bukan kali pertama menjadi sasaran bantuan air bersih. Pada Agustus 2026, Kodim 0706/Temanggung juga menyalurkan bantuan air bersih di wilayah yang sama. Saat itu, bantuan disebut diperuntukkan bagi 95 kepala keluarga atau sekitar 285 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari akibat musim kemarau. Distribusi bantuan berlangsung dengan melibatkan unsur kewilayahan dan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga tidak hanya berkaitan dengan penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memantau kondisi masyarakat secara langsung. Bagi warga, bantuan air bersih memiliki arti yang sederhana sekaligus penting. Air yang tersedia dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar rumah tangga yang selama ini menjadi persoalan ketika sumber air mengalami keterbatasan. Kegiatan tersebut juga menjadi gambaran bagaimana persoalan di tingkat dusun dapat ditangani melalui koordinasi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa dan masyarakat. Di tengah musim kemarau, persoalan air bersih mengingatkan bahwa kebutuhan paling mendasar masyarakat sering kali menjadi persoalan paling penting untuk segera diatasi. "Ketika masyarakat membutuhkan, kepedulian tidak cukup hanya dibicarakan—ia harus hadir dan dirasakan."
Kembali ke Daftar