Tanamkan Wawasan Kebangsaan Sejak Dini, Mahasiswa Baru ITI Dibekali Nilai Bela Negara
Tangerang Selatan — Nilai-nilai kebangsaan menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru dalam memasuki kehidupan akademik sekaligus mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Teknologi Indonesia (ITI) di Kampus ITI, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (18/9/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut, materi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara serta Kesadaran Bela Negara disampaikan oleh Mayor Czi Hernowo kepada mahasiswa dan mahasiswi baru ITI.
Dalam pemaparannya, Mayor Czi Hernowo menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang warga negara terhadap diri dan lingkungannya sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemahaman tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kesadaran akan persatuan, kesatuan, serta kecintaan terhadap tanah air.
Menurutnya, wawasan kebangsaan tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan tentang negara, tetapi juga perlu diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk di lingkungan kampus. Mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan melalui sikap toleran, bertanggung jawab, menjunjung persatuan, serta menghormati perbedaan.
Materi juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi atau hukum dasar negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan yang merefleksikan keberagaman dalam bingkai persatuan Indonesia.
Selain itu, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai wawasan kebangsaan, antara lain cinta tanah air dan bangsa, rela berkorban untuk negara, menghargai keberagaman, gotong royong dan solidaritas, demokrasi yang beretika, keadilan sosial, serta toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan.
Pembekalan tersebut juga diarahkan untuk membangun daya tangkal generasi muda terhadap berbagai tantangan yang dapat mengganggu persatuan bangsa, termasuk penyebaran hoaks, intoleransi dan paham radikalisme. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi insan akademis yang kritis, cerdas dalam menyaring informasi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.
Melalui kegiatan PKKMB ini, mahasiswa baru ITI diharapkan tidak hanya memiliki kesiapan akademik untuk menjalani pendidikan tinggi, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Dengan demikian, kampus dapat menjadi ruang strategis dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta memiliki kesadaran untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.
Sumber: Penrem 052