Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam Jaya
Kodam Jaya 23 September 2026

WAMENHAN DORONG PENGELOLAAN ASET NEGARA LEBIH AKUNTABEL, PANGDAM JAYA HADIRI EXIT MEETING BMN

WAMENHAN DORONG PENGELOLAAN ASET NEGARA LEBIH AKUNTABEL, PANGDAM JAYA HADIRI EXIT MEETING BMN
JAKARTA TIMUR – Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI menjadi perhatian dalam Exit Meeting Satgas Penatausahaan Pemanfaatan BMN Sesi III Tahun 2026 yang digelar di Aula Sudirman, Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (23/9/2026). Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., turut menghadiri kegiatan yang dipimpin Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., M.S.P. Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari Kementerian Pertahanan, TNI, Kementerian Keuangan, serta instansi terkait. Dalam sambutannya, Wamenhan menegaskan bahwa pengelolaan BMN bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan dan pengelolaan aset negara. Besarnya jumlah dan nilai aset yang berada di lingkungan Kemhan dan TNI menuntut adanya pengelolaan yang tertib, profesional, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan. “Penataan dan penyelesaian permasalahan BMN tidak boleh berhenti pada pemenuhan aspek administratif semata, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja dan tata kelola institusi,” demikian penekanan Wamenhan dalam kegiatan tersebut. Menurut Wamenhan, pengelolaan BMN yang dilakukan secara tertib dan efektif tidak hanya mendukung akuntabilitas kelembagaan, tetapi juga dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset dan penerimaan negara. Karena itu, penatausahaan BMN perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola institusi. Sementara itu, Pangdam Jaya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamenhan beserta seluruh pejabat dan tamu undangan di Makodam Jaya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut dinilai menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam penataan serta pemanfaatan BMN. Exit Meeting Satgas Penatausahaan Pemanfaatan BMN Sesi III Tahun 2026 diharapkan menjadi bagian dari langkah konkret dalam memastikan pengelolaan aset negara di lingkungan Kemhan dan TNI semakin tertib, efektif, transparan, dan akuntabel. Dengan pengelolaan BMN yang semakin baik, aset negara diharapkan dapat memberikan manfaat optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan. Sumber: Pendam Jaya
Kembali ke Daftar