Kodim 0706/Temanggung Jadikan Haornas 2026 Momentum Bangun Budaya Hidup Aktif dan Bugar
TEMANGGUNG – Semangat membangun masyarakat yang sehat dan produktif digaungkan Komando Distrik Militer (Kodim) 0706/Temanggung melalui Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Makodim 0706/Temanggung, Rabu (9/9/2026), dengan mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!”
Upacara berlangsung khidmat dengan Inspektur Upacara Kapten Caj Endarko Susilo, Komandan Upacara Lettu Arm Rusyarito, serta Perwira Upacara Kapten Arm Redi Antoni. Peserta upacara terdiri atas prajurit dan PNS Kodim 0706/Temanggung. Prosesi diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan dinyanyikan bersama seluruh peserta upacara.
Rangkaian peringatan dilanjutkan dengan pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti seluruh peserta, pembacaan sejarah singkat Haornas, menyanyikan Mars Haornas, serta pembacaan doa. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa olahraga tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga merupakan bagian penting dalam membangun kualitas kesehatan dan sumber daya manusia.
Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir yang dibacakan Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa pemerintah perlu menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat tidak cukup hanya mendapatkan layanan ketika sakit, tetapi perlu didorong untuk membangun kebiasaan hidup aktif agar tetap sehat dan bugar.
Amanat tersebut juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah sebagai motor penggerak masyarakat aktif dan bugar. Ketersediaan ruang publik, fasilitas olahraga, jalur pejalan kaki, jalur bersepeda, hingga program olahraga yang mudah, murah, aman dan inklusif dinilai penting agar aktivitas fisik dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Semangat berolahraga juga harus tumbuh di berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, tempat kerja, desa dan kelurahan, ruang publik hingga keluarga. Karena itu, keberhasilan pembangunan olahraga tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan atau event olahraga yang digelar, melainkan dari perubahan perilaku masyarakat: semakin banyak yang aktif bergerak, rutin berolahraga dan memiliki tingkat kebugaran yang lebih baik.
Peringatan Haornas ke-43 juga membawa pesan tentang pentingnya olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Anak-anak, pemuda, perempuan dan laki-laki, lansia, masyarakat perdesaan maupun perkotaan, serta penyandang disabilitas harus memiliki kesempatan yang sama untuk beraktivitas dan berolahraga sesuai kemampuan masing-masing.
Melalui momentum Haornas 2026, seluruh elemen bangsa diajak mengubah budaya dari pasif menjadi aktif, dari aktif menjadi bugar, dari bugar menjadi produktif, hingga melahirkan Indonesia yang semakin kuat. Prestasi olahraga tetap harus didorong, namun prestasi tersebut harus dibangun dari fondasi masyarakat yang memiliki budaya gemar berolahraga.
Peringatan Haornas di lingkungan Kodim 0706/Temanggung sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran seluruh personel akan pentingnya menjaga kebugaran sebagai bagian dari kesiapan menjalankan tugas dan pengabdian. Semangat olahraga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan utama Haornas 2026 pun sederhana: masyarakat tidak perlu menunggu, tidak harus mahal dan tidak perlu rumit untuk mulai berolahraga. Berjalan, berlari, bersepeda, senam bersama, maupun aktivitas fisik lainnya dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan.
Haornas 2026 bukan sekadar peringatan, melainkan ajakan untuk bergerak. Sebab, Indonesia yang bugar tidak dibangun oleh satu kementerian atau satu institusi, tetapi oleh seluruh elemen bangsa yang memilih untuk hidup aktif, sehat dan produktif.