Sore Hari Karhutla di Wilayah Kodim 1209/Bengkayang, Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Api
Bengkayang – Aksi siaga dan tanggap cepat ditunjukkan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel TNI Kodim 1209/Bky, Polri, Damkar BPKD, instansi terkait, hingga masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu menaklukkan kobaran api yang membakar kawasan hutan dan lahan, Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam mengendalikan amukan si jago merah agar tidak meluas ke area permukiman warga yang berada di Jl. Benawan Kel. Bumi Emas Kec. Bengkayang Kab. Bengkayang.
Minggu ( 6/9/26 ). Kemarin
Berdasarkan data di lapangan, area yang terbakar merupakan lahan milik warga setempat dengan luas diperkirakan mencapai 0,5 hektar. Lahan tersebut rencananya akan dimanfaatkan pemiliknya untuk bercocok tanam padi dan jagung. Cuaca terik dan vegetasi yang kering sempat membuat material tanah gambut dan semak belukar di lokasi tersebut begitu mudah terbakar dan memicu kepulan asap pekat.
Di tengah perjuangan menembus medan dan menyemprotkan air ke titik api, tim gabungan juga tidak lupa memberikan himbauan serta pemahaman secara langsung kepada masyarakat. Petugas menekankan pentingnya kesadaran bersama mengenai dampak buruk serta bahaya laten dari karhutla. Selain merusak ekosistem tanah, kabut asap yang dihasilkan sangat berisiko mengganggu kesehatan pernapasan dan merugikan perekonomian daerah.
Setelah berjam-jam berjibaku menaklukkan titik-titik api, tim tidak langsung meninggalkan lokasi begitu saja. Petugas melakukan proses pendinginan (cooling down) secara menyeluruh untuk menyisir sisa-sisa bara api yang tersembunyi di bawah permukaan tanah. Hal ini dilakukan demi menyakinkan dan memastikan bahwa api benar-benar telah padam total dan tidak berpotensi memicu timbulnya titik api baru (hotspot).
Keberhasilan penanganan karhutla ini menjadi bukti nyata solidnya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kepedulian warga Kelurahan Bumi Emas. Langkah taktis dan respons kilat dari Kodim 1209/Bky bersama seluruh unsur terkait terbukti efektif meminimalisir potensi bencana kebakaran yang lebih besar di wilayah Kabupaten Bengkayang.
( pendim 1209/Bky ).