Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam III/Siliwangi
Kodam III/Siliwangi 31 August 2026

Geng Motor dan Peredaran Obat Terlarang Bikin Resah, Dandim 0607/Sukabumi Buka Pintu Laporan dari Masyarakat

Geng Motor dan Peredaran Obat Terlarang Bikin Resah, Dandim 0607/Sukabumi Buka Pintu Laporan dari Masyarakat
Kota Sukabumi, – Persoalan geng motor dan peredaran obat terlarang di Kota Sukabumi mendapat perhatian serius dari Komandan Kodim (Dandim) 0607/Kota Sukabumi, Letkol Infanteri Benny Syafri, S.H., M.H. Dandim menegaskan, dua persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan karena dinilai telah meresahkan masyarakat dan berpotensi mengganggu keamanan serta kondusivitas wilayah. “Masukan dari warga dan wartawan terkait geng motor dan obat terlarang sangat kami harapkan. Informasi bisa disampaikan langsung maupun melalui WhatsApp,” ujar Letkol Inf Benny Syafri saat menggelar coffee morning bersama awak media di ruang pertemuan Kodim 0607/Kota Sukabumi, Jumat (28/8/2026). Informasi yang diterima, lanjut Dandim, nantinya akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan jajaran Koramil, kepolisian, maupun instansi terkait lainnya. Menurut Benny Syafri, sinergi antarlembaga menjadi penting karena persoalan keamanan di masyarakat tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. “Ini menjadi perhatian kami. Dua kasus tersebut sudah sangat meresahkan. Kami ingin menjaga kondusivitas Sukabumi agar tetap aman dan nyaman,” tegasnya. Ia menilai media memiliki posisi penting dalam membantu menjaga situasi tetap kondusif. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat, menurutnya, harus edukatif, berimbang, dan tidak justru memperkeruh keadaan. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui pertukaran informasi dan koordinasi yang cepat ketika ditemukan persoalan di tengah masyarakat. “Dengan komunikasi yang terbuka, kami berharap berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih cepat dan dikoordinasikan dengan pihak berwenang untuk mendapatkan penanganan sesuai ketentuan,” katanya. (Pen)
Kembali ke Daftar