Maulid Nabi 1448 H Kodim 0704 Banjarnegara Mantapkan Tekad Perkuat Pengabdian kepada Rakyat
Banjarnegara - Suasana penuh khidmat mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M yang digelar Kodim 0704/Banjarnegara di Aula Makhlani, Jumat (28/08/2026).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut mengusung tema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia Maju dan Berdaulat.” Tema tersebut menjadi pengingat bagi seluruh prajurit agar senantiasa memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan diikuti jajaran Danramil beserta perwira staf, anggota Kodim 0704/Banjarnegara, serta Wakil Ketua Persit KCK Cabang XIX Kodim 0704/Banjarnegara bersama anggota Persit.
Hadir pula Ketua FKUB Kabupaten Banjarnegara K.H. Musobihin, S.Ag., M.M., yang sekaligus memberikan tausiyah dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Mewakili Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., Kasdim 0704/Banjarnegara Mayor Inf Saeroji menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan rutin keagamaan, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengambil hikmah dan keteladanan dari kehidupan beliau.
“Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan hidayah-Nya, sehingga pada hari ini kita dapat hadir dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting dalam membangun pribadi yang lebih baik. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai prajurit TNI.
“Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dilaksanakan dengan tujuan agar kita selalu mengingat sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dan mengambil hikmah atas peristiwa tersebut. Hal yang paling pokok adalah kita dapat meneladani sifat dan perbuatan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Ia mengajak seluruh keluarga besar Kodim 0704/Banjarnegara menjadikan Maulid Nabi sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Akhlak Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian, amanah, dan kasih sayang, dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan prajurit. Terlebih, TNI memiliki tugas yang tidak terlepas dari kepentingan masyarakat dan negara.
“Marilah kita jadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai cerminan untuk meneladani akhlak yang dimiliki Nabi Muhammad SAW, meningkatkan ketaatan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta menambah rasa cinta kepada Nabi besar kita, Nabi Muhammad SAW,” pesan Mayor Inf Saeroji.
Dalam konteks pengabdian, nilai keteladanan Rasulullah juga diharapkan semakin memperkuat hubungan antara prajurit dengan masyarakat. Semangat untuk selalu hadir membantu dan memberikan manfaat bagi rakyat menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas kewilayahan.
Usai sambutan Kasdim, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan K.H. Musobihin, S.Ag., M.M. Tausiyah mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai sumber keteladanan dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Prajurit dan Persit mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat, sekaligus menjadikannya sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi.
Kasdim berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan hingga selesai dengan tertib dan mampu mengambil hikmah dari peringatan tersebut.
“Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kegiatan yang kita laksanakan ini dan senantiasa mendapatkan petunjuk serta jalan terbaik dalam pengabdian kepada negara dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M di Kodim 0704/Banjarnegara akhirnya tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa keimanan, keteladanan akhlak, kebersamaan dengan rakyat, dan semangat pengabdian merupakan satu kesatuan yang harus terus dijaga oleh setiap prajurit dalam menjalankan tugasnya.
Dari Aula Makhlani, semangat Maulid Nabi kembali menguatkan tekad: menjadi prajurit yang prima, kuat, berakhlak, dekat dengan rakyat, dan senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.