Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam IV/Diponegoro
Kodam IV/Diponegoro 26 August 2026

Cegah HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual, Kodim 0702/Purbalingga Perkuat Edukasi Kesehatan Prajurit

Cegah HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual, Kodim 0702/Purbalingga Perkuat Edukasi Kesehatan Prajurit
PURBALINGGA - Kodim 0702/Purbalingga memperkuat upaya menjaga kesehatan dan kesiapan prajurit melalui penyuluhan kesehatan terpadu tentang pencegahan penyebarluasan HIV/AIDS serta bahaya penyakit menular seksual. Kegiatan tersebut digelar di Aula Makodim 0702/Purbalingga, Rabu (26/8/2026). Penyuluhan dibuka oleh Kasdim 0702/Purbalingga Mayor Cpm Tarjono dan diikuti para Perwira Staf, Danramil jajaran, prajurit, serta PNS Kodim 0702/Purbalingga. Dalam sambutannya, Mayor Cpm Tarjono menegaskan, jika kesehatan menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Prajurit yang sehat, baik secara fisik maupun mental, dinilai akan lebih siap menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan satuan. Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mengetahui penyebab, cara penularan, dan penanganan penyakit, tetapi juga mampu menyikapi persoalan tersebut secara tepat dan bertanggung jawab. "Dengan pengetahuan yang benar, kita dapat meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri sekaligus lingkungan sekitar," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Penanggung Jawab Klinik Pratama Kartika 03 Purbalingga, dr. Puspitasari, hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai pencegahan penyebarluasan HIV/AIDS, bahaya penyakit menular seksual, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan perilaku yang bertanggung jawab. Menurut dr. Puspitasari, edukasi menjadi langkah awal yang penting untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS maupun penyakit menular seksual, baik di lingkungan masyarakat maupun institusi. "HIV/AIDS bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kesadaran dan tanggung jawab setiap individu. Dengan memahami cara penularan, langkah pencegahan, serta menghindari perilaku berisiko, kita dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita," ujarnya. Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mudah mempercayai informasi yang keliru. Edukasi yang tepat, menurutnya, menjadi salah satu kunci dalam membangun kesadaran dan mencegah penyebaran penyakit. "Melalui penyuluhan ini, kami berharap kesadaran prajurit dan seluruh peserta terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Bekal pengetahuan tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat serta kesiapan personel dalam melaksanakan tugas," pungkasnya.
Kembali ke Daftar