Gerak Cepat Tangani Karhutla, Kodam XXII/Tambun Bungai Bangun Dua Sumur Bor di Palangka Raya
Pembangunan sumur bor tersebut menggunakan mesin bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat penyediaan sumber air, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap air dan berpotensi terdampak karhutla.
Secara keseluruhan, pembangunan sumur bor ditargetkan mencapai sekitar 1.000 titik di wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai. Penyediaan sarana sumber air tersebut diarahkan pada lokasi-lokasi yang membutuhkan, terutama kawasan yang memiliki keterbatasan sumber air dan berpotensi menjadi wilayah terdampak karhutla.
Di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, pengeboran berlangsung sekitar tiga jam dengan melibatkan enam personel Zidam XXII/Tambun Bungai, delapan personel Yonif TP 830/IM, serta enam personel TSAK Kameloh Baru. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kazidam XXII/Tambun Bungai Kolonel Czi D. Panjaitan. Secara keseluruhan, sebanyak 20 personel dikerahkan dalam pelaksanaan pengeboran di lokasi tersebut.
Pembangunan sumur bor di berbagai wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai diharapkan dapat memperkuat ketersediaan sumber air dan mendukung kesiapsiagaan Satgas Karhutla. Keberadaan sumber air yang lebih dekat dengan lokasi rawan diharapkan dapat membantu mempercepat respons dan mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.