Dari Gedung Juang 45, Dandim Sukabumi Serukan Sinergi dan Persatuan untuk Jaga Kondusivitas Kota
Sukabumi, — Semangat memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas Kota Sukabumi mengemuka dalam Seminar Kebangsaan SUJA Brotherhood Sukabumi Tahun 2026 yang digelar di Gedung Juang 45, Jalan Veteran II, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Sabtu (22/8/2026).
Seminar mengusung tema “Memperkuat Wawasan Kebangsaan melalui Sinergitas Elemen Kemasyarakatan dalam Menjaga Kesatuan, Persatuan dan Kondusifitas Kota Sukabumi”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, S.E., M.M., Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Danpuslatpurmar 6 Antralina Letkol Marinir Ringga Widyatama, M.Tr.Opsla., Kaban Kesbangpol Kota Sukabumi Agus Wawan Gunawan, S.IP., M.A.P., Kadisporapar Kota Sukabumi Rahmat Sukandar, Ketua SUJA Brotherhood Kota Sukabumi Okeu Ahmad Ginanjar, serta para pimpinan dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Selain memperkuat wawasan kebangsaan, forum ini menjadi ruang silaturahmi dan bertukar gagasan antarelemen masyarakat untuk memperkokoh persatuan, kerukunan, serta keamanan dan ketertiban di Kota Sukabumi.
Ketua SUJA Brotherhood Kota Sukabumi Okeu Ahmad Ginanjar menyampaikan bahwa SUJA Brotherhood yang berdiri sejak 2016 dibangun atas semangat kebersamaan para pemuda dan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Menurutnya, keberagaman tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk saling menghargai, melengkapi, dan bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki mengapresiasi pelaksanaan seminar tersebut. Ia menegaskan bahwa menjaga persatuan dan membangun Kota Sukabumi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Ia juga mengajak organisasi kemasyarakatan dan masyarakat untuk mengedepankan kerja sama, menghindari sikap saling menghujat maupun menyalahkan, serta memperbanyak aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., hadir sebagai salah satu narasumber dengan menyampaikan materi wawasan kebangsaan.
Dandim menilai Seminar Kebangsaan SUJA Brotherhood merupakan kegiatan positif yang dapat menjadi sarana meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan.
“Seminar ini menjadi momentum untuk meningkatkan wawasan kebangsaan sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan di antara seluruh elemen masyarakat Kota Sukabumi,” ujar Letkol Inf Beny Syafri.
Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas wilayah tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah maupun aparat keamanan. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, rukun dan harmonis.
“Sinergitas dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga Kota Sukabumi agar tetap aman, kondusif, rukun dan harmonis,” tegasnya.
Menurut Dandim, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pemuda dan masyarakat harus terus diperkuat. Perbedaan pandangan maupun latar belakang hendaknya tidak menjadi penghalang untuk membangun daerah secara bersama-sama.
Selain Dandim 0607/Kota Sukabumi, seminar juga menghadirkan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo sebagai narasumber materi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta Kadisporapar Kota Sukabumi Rahmat Sukandar yang membahas peran pemuda dan olahraga dalam pembangunan bangsa.
Melalui seminar tersebut, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya wawasan kebangsaan, toleransi, persatuan dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. (Pen)