Babinsa Haurpugur Pantau Pemasangan Rumah Burung Hantu, Dukung Pengendalian Hama Tikus Secara Alami
Rancaekek, - Dalam upaya mendukung sektor pertanian sekaligus menjaga produktivitas hasil panen, Babinsa Desa Haurpugur Serma Suanto melaksanakan monitoring kegiatan pemasangan Rumah Burung Hantu (Rubuha) di Blok Rancamalang RT 04 RW 05, Desa Haurpugur, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian hama tikus secara alami di area persawahan. Keberadaan burung hantu diharapkan dapat membantu menekan populasi tikus yang menjadi salah satu hama yang berpotensi mengganggu tanaman padi milik para petani.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Desa Haurpugur Saepul Azhari, Babinsa Desa Haurpugur Serma Suanto, Koordinator PPL Kecamatan Rancaekek Nur Yulia, POPT Kecamatan Rancaekek Lena M., PPL Desa Haurpugur Redi, para Ketua Kelompok Tani (Poktan) Desa Haurpugur serta para petani setempat.
Babinsa Desa Haurpugur Serma Suanto menyampaikan bahwa pemasangan Rumah Burung Hantu merupakan salah satu langkah positif dalam membantu petani mengendalikan hama tikus dengan memanfaatkan predator alami.
“Kami dari Koramil terus mendukung upaya para petani dalam menjaga tanaman padi. Pemasangan Rumah Burung Hantu ini diharapkan dapat menjadi solusi alami untuk membantu mengendalikan hama tikus, sehingga tanaman padi bisa tumbuh dengan baik dan hasil panen petani semakin optimal, ” ujar Serma Suanto.
Menurutnya, keberhasilan pengendalian hama tidak hanya bergantung pada satu pihak, tetapi membutuhkan kerja sama antara petani, kelompok tani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, serta unsur TNI di wilayah.
Sementara itu, Danramil 2401/Rancaekek Kapten Inf Asep Sukandar mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Babinsa, pemerintah desa, penyuluh pertanian dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Rancaekek.
“Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan bersama dalam pengendalian hama secara alami. Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani, untuk membantu dan mendukung setiap upaya yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Semoga keberadaan Rumah Burung Hantu ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani, ” ungkap Kapten Inf Asep Sukandar.
Dengan adanya pemasangan Rumah Burung Hantu tersebut, diharapkan pengendalian hama tikus dapat dilakukan secara lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Sinergi antara TNI, pemerintah desa, petugas pertanian, kelompok tani dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Desa Haurpugur. (Pen)