Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam III/Siliwangi
Kodam III/Siliwangi 13 August 2026

TPA Ciniru Terbakar, TNI dan Damkar Berjibaku Jinakan Si Jago Merah

TPA Ciniru Terbakar, TNI dan Damkar Berjibaku Jinakan Si Jago Merah
Kuningan, – Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Rabu (12/8/2026) dini hari. Kobaran api membakar tumpukan sampah dengan luasan diperkirakan mencapai 3 hektare. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 03.00 WIB setelah Babinsa Desa Ciniru, Koramil 1511/Jalaksana, Sertu Johan, menerima informasi mengenai munculnya api di kawasan TPA. Api yang membakar tumpukan sampah tersebut kemudian memicu upaya penanganan secara cepat. Babinsa bersama warga sekitar langsung mendatangi lokasi dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sembari melaporkan kejadian kepada unsur terkait. Tak berselang lama, bantuan pemadaman dikerahkan. Sejumlah armada pemadam dari Kodim 0615/Kuningan, Yonif TP 839/SA, dan Damkar Kabupaten Kuningan diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api yang membakar area tumpukan sampah. Total terdapat lima unit kendaraan pemadam yang dikerahkan, terdiri dari satu unit kendaraan pemadam Kodim 0615/Kuningan, dua unit dari Yonif TP 839/SA, serta dua unit dari Damkar Kabupaten Kuningan. Hingga laporan ini dibuat, proses pemadaman masih berlangsung. Luasnya area tumpukan sampah menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan kebakaran. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil sejauh ini berupa tumpukan sampah yang terbakar dengan luas sekitar 3 hektare. Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui. Aparat Polsek Jalaksana masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber awal munculnya api. Kebakaran TPA Ciniru ini kembali menyorot ancaman serius di kawasan penampungan sampah. Selain berpotensi meluas, kebakaran pada tumpukan sampah juga membutuhkan penanganan ekstra karena api dapat menjalar dan bertahan di bagian dalam timbunan. Petugas bersama unsur TNI, pemadam kebakaran dan masyarakat masih berjibaku melakukan pendinginan serta memastikan titik-titik api dapat dikendalikan sehingga tidak kembali membesar. (Pen)
Kembali ke Daftar