Pantau Stabilitas Pasar Terisi, Babinsa Sertu Carli Cek Harga Sembako: Cabe Rawit Masih Tinggi
Indramayu, – Menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput menjadi perhatian serius jajaran TNI. Babinsa Koramil 1613/Terisi, Sertu Carli, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah binaannya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (12/08/2026).
Kunjungan Sertu Carli ke berbagai toko dan pasar tradisional ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok dan memantau fluktuasi harga agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan warga setempat. Dalam pantauannya, Babinsa tersebut berkeliling berdialog dengan para pedagang untuk mendapatkan data harga terkini secara langsung dari sumber pertama.
Berdasarkan hasil monitoring, harga sebagian besar bahan pokok terpantau masih relatif stabil dan terjangkau. Harga beras sebagai komoditas utama tercatat berada di angka Rp13.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng (migor) dijual seharga Rp16.000 per kilogram, dan gula putih dipatok sebesar Rp18.000 per kilogram. Untuk protein hewani, harga telur ayam berada di level Rp30.000 per kilogram, daging ayam Rp35.000 per kilogram, dan daging sapi Rp145.000 per kilogram.
Namun, perhatian khusus kembali tertuju pada harga sejumlah bumbu dapur yang masih berada di posisi tinggi. Cabe rawit hijau terpantau masih dijual dengan harga Rp60.000 per kilogram, sementara cabe merah berada di angka Rp32.000 per kilogram. Untuk bawang-bawangan, bawang merah dijual seharga Rp36.000 per kilogram dan bawang putih Rp38.000 per kilogram.
Sertu Carli menyampaikan bahwa meskipun ada beberapa komoditas seperti cabe rawit yang harganya cukup tinggi, secara keseluruhan pasokan di wilayah Terisi masih aman dan mencukupi kebutuhan harian warga.
"Kami melakukan pengecekan rutin untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa TNI selalu mengawal stabilitas pangan di wilayah binaan. Kami juga mengimbau pedagang untuk tidak memainkan harga demi keuntungan sesaat," ujarnya.
Kegiatan monitoring ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Para pedagang menyambut baik kehadiran Babinsa, karena hal ini menunjukkan kepedulian aparat terhadap kesejahteraan pelaku usaha kecil dan konsumen.
Dengan adanya pengawasan rutin seperti ini, diharapkan inflasi di tingkat lokal dapat terkendali dan masyarakat Kecamatan Terisi dapat memenuhi kebutuhan dapurnya tanpa hambatan berarti.
Kodim 0616/Indramayu melalui jajarannya akan terus melanjutkan patroli dan monitoring harga di berbagai pasar tradisional lainnya untuk memastikan tidak ada gejolak harga yang signifikan yang dapat mengganggu kestabilan ekonomi masyarakat. (Pen)