Dandim Kupang Hadiri Penyambutan Personel Purna Tugas Yonif 743/PSY
NTT-KUPANG — Dandim 1604/Kupang Letkol Arm Didit Prasetyo bersama Ketua Persit KCK Cabang XV Dim 1604/Kupang Ny. Sherly Didit Prasetyo menghadiri Upacara Penyambutan Personel Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 743/PSY Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Kupang, Jalan Timor Raya Km 36, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, dan dipimpin Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono selaku Inspektur Upacara, dengan Danyonif 743/PSY Letkol Inf Herry Mujiono sebagai Komandan Upacara. Rabu (12/08/2026)
Upacara tersebut diikuti 449 personel purna tugas Yonif 743/PSY serta sekitar 600 peserta yang terdiri dari tamu undangan dan anggota Persit beserta keluarga. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekda Kabupaten Kupang Mateldi Sanam, para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Danden Bekang, Danden Hub, Dandenkesyah 09.04.01 Kupang, Dandenpom IX-1 Kupang, Kepala Staf Brigif 21/Komodo, Dandenpal Korem 161/Wira Sakti, Danyon Armed, unsur Kejaksaan Negeri Oelamasi, serta para pejabat satuan TNI lainnya. Rangkaian penyambutan ditandai dengan pengalungan bunga oleh Inspektur Upacara kepada Komandan Satgas.
Dalam amanatnya, Danrem 161/Wira Sakti menyampaikan ucapan selamat datang kembali kepada seluruh personel Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 743/PSY. Ia memberikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, disiplin dan pengorbanan prajurit selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan RI-PNG. Menurutnya, penugasan perbatasan memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para prajurit juga diminta melakukan evaluasi secara objektif terhadap seluruh pelaksanaan tugas sebagai bahan pembelajaran untuk menghadapi penugasan berikutnya.
Setelah kembali ke satuan, seluruh personel diingatkan segera melaksanakan konsolidasi, pemeriksaan kesehatan, pemulihan kondisi fisik dan mental, serta pengecekan personel, materiel, senjata, munisi dan perlengkapan secara teliti. Prajurit juga diminta tetap menjaga kehormatan TNI dengan berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, disiplin dan hukum, sekaligus mempertahankan hubungan baik dengan masyarakat. Danrem turut mengingatkan pentingnya memberikan perhatian kepada keluarga yang selama ini memberikan dukungan dan doa. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa.