Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam XIV/Hasanuddin
Kodam XIV/Hasanuddin 12 August 2026

Pangdam XIV/Hasanuddin Lantik 324 Bintara Infanteri, Tangis Haru Orang Tua Iringi Langkah Pengabdian Prajurit Muda

Pangdam XIV/Hasanuddin Lantik 324 Bintara Infanteri, Tangis Haru Orang Tua Iringi Langkah Pengabdian Prajurit Muda
Gowa - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II TA. 2026, yang diikuti 324 mantan siswa. Upacara penutupan pendidikan ini turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Kodam serta orang tua dan keluarga mantan siswa, bertempat di Lapangan A. H. Nasution, Rindam XIV/Hsn, Jl. Poros Malino, Pakatto, Kab. Gowa. Selasa, (11/8/2026). Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa berakhirnya pendidikan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian sebagai prajurit TNI AD. Para prajurit muda diingatkan untuk senantiasa mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, serta terus membangun budaya belajar dan berlatih secara sungguh-sungguh guna meraih prestasi dengan cara terhormat. Selain itu, Pangdam berpesan agar para prajurit tetap memegang teguh jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional, serta mampu menjadi prajurit yang senantiasa hadir dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Kepada para orang tua prajurit, Pangdam menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan hingga resmi menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD. Menurutnya keberhasilan tersebut merupakan buah dari kesungguhan, perjuangan, serta doa orang tua dan keluarga yang senantiasa mendukung perjalanan para prajurit. Pangdam juga menegaskan komitmennya untuk memastikan proses pendaftaran dan rekrutmen TNI AD di Kodam XIV/Hsn berlangsung bersih, transparan, dan tanpa pungutan biaya, sekaligus mencegah praktik mafia werfing yang dapat mencederai cita-cita generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Masyarakat juga diimbau berani melaporkan apabila menemukan adanya pungutan atau pemberian dalam proses rekrutmen. “Pendaftaran dan rekrutmen TNI AD gratis dan tidak dipungut biaya. Saya berkomitmen memberantas praktik mafia werfing agar tidak ada pihak yang mencederai cita-cita anak-anak kita untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegas Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Kembali ke Daftar