Babinsa Desa Watukobu Hadiri Rembug Stunting, Perkuat Sinergi Penanganan Gizi Balita
NTT-SIKKA. Babinsa Desa Watukobu Koramil 1603-04/Kewapante Kodim 1603/Sikka, Pelda La Ngkawea, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Watukobu, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping PKH, kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya. Musyawarah ini menjadi forum bersama dalam mengevaluasi kondisi stunting di Desa Watukobu sekaligus menyusun langkah penanganan yang lebih efektif.
Dalam kesempatan itu, Pelda La Ngkawea menyampaikan dukungan TNI terhadap program percepatan penurunan stunting. Menurutnya, penanganan stunting memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, pemerintah desa, tenaga kesehatan hingga tokoh masyarakat.
“Babinsa siap mendukung setiap program pemerintah desa dan puskesmas dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pendampingan serta edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam musyawarah, jumlah bayi dan balita penderita stunting serta penerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Watukobu pada Tahun Anggaran 2026 tercatat 14 orang, dengan rincian 7 orang menerima PMT dari Puskesmas Kewapante dan 7 orang menerima PMT dari Dana Desa Watukobu.
Kegiatan berakhir dalam keadaan tertib, lancar, dan aman. Melalui forum rembuk stunting ini diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menekan angka stunting di Desa Watukobu.