Sinergi Babinsa Koramil 1610/Krangkeng dan Pamong Desa Singakerta, Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik dan Jaga Kondusifitas Wilayah
Indramayu, – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan menjaga stabilitas keamanan lingkungan, Babinsa Desa Singakerta, Koramil 1610/Krangkeng, Kopka Tardi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para pamong desa dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan yang berlangsung pada Senin pagi (3/8/2026) pukul 10.00 WIB ini bertempat di Aula Kantor Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah membahas strategi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta langkah-langkah konkret untuk mempertahankan kondusifitas wilayah. Kopka Tardi menekankan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan TNI dengan perangkat desa dalam merespons dinamika sosial di tingkat akar rumput. "Pelayanan yang cepat, transparan, dan ramah adalah kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Sementara itu, keamanan wilayah hanya bisa terjaga jika kita semua, dari tingkat RT/RW hingga kepala desa, saling berbagi informasi dan bekerja sama," ujar Kopka Tardi dalam pengantar sesinya.
Kegiatan Komsos ini dihadiri oleh sejumlah elemen penting dalam struktur pemerintahan dan kemasyarakatan Desa Singakerta, antara lain, Kopka Tardi (Babinsa Desa Singakerta), Bapak Fery (Lurah/Kepala Desa), Bapak Rakimin (Bekel/Pamong Desa), Bapak Tarno (Ketua RW), Bapak Wanto (Perwakilan Warga).
Dalam diskusi yang berlangsung santai namun substantif, Bapak Fery selaku Kepala Desa menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus memperbaiki sistem administrasi kependudukan dan perizinan agar lebih efisien. Ia juga mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu siap memberikan pendampingan dalam penanganan isu-isu strategis di desa. Sementara itu, Bapak Rakimin dan Bapak Tarno menyoroti pentingnya peran aktif Ketua RW dan RT sebagai filter awal bagi setiap masalah sosial yang muncul di lingkungan tempat tinggal warga.
Bapak Wanto, sebagai perwakilan warga, menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan akan ruang dialog yang lebih rutin antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia berharap bahwa melalui forum-forum seperti ini, keluhan warga terkait fasilitas umum atau gangguan keamanan dapat ditindaklanjuti dengan lebih cepat. Menanggapi hal tersebut, Kopka Tardi menyarankan agar mekanisme pelaporan melalui grup WhatsApp komunitas atau buku tamu desa dioptimalkan agar tidak ada informasi yang terlewat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau sangat lancar, akrab, dan penuh rasa kekeluargaan. Tidak ada hambatan dalam komunikasi, dan seluruh peserta aktif memberikan masukan untuk kemajuan Desa Singakerta. Kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi rutin bulanan antara Babinsa, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.
Dengan terjalinnya komunikasi yang intensif seperti ini, Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1610/Krangkeng berharap dapat menciptakan model pemerintahan desa yang responsif dan berwibawa.
Sinergi antara Babinsa dan pamong desa di Singakerta menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan humanis dan kolaboratif dapat menghasilkan solusi efektif bagi permasalahan di tingkat lokal, sehingga tercipta masyarakat yang aman, nyaman, dan sejahtera. (Pen)