Antisipasi Kendala Lahan, Danramil Lelea dan BPP Berikan Arahan Teknis kepada Petani Tunggul Payung
Indramayu, – Guna memastikan kelancaran dan kesuksesan Musim Tanam (MT) II tahun 2026, Pemerintah Kecamatan Lelea bersama unsur TNI, Polri, dan penyuluh pertanian menggelar musyawarah strategis dengan para petani di Desa Tunggul Payung.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin pagi 3 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini, menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi dan koordinasi teknis sebelum masa tanam padi dimulai secara serentak.
Astronomi Musyawarah ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci dan pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Lelea, yang mencerminkan kuatnya sinergi "Tiga Pilar" (Camat, Danramil, Kapolsek) dalam pembinaan wilayah.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Camat (Sekmat) Lelea, Bapak Baman S.Pd; Danramil 1612/Lelea, Kapten Inf Sudiyanto; perwakilan Kapolsek Lelea, Aipda Arif K.; Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lelea, Bapak Seno; serta Kuwu Desa Tunggul Payung, Bapak Iis Sugianto.
Kehadiran para petani Desa Tunggul Payung juga menjadi bagian vital dalam forum ini, sebagai subjek utama yang akan melaksanakan proses tanam di lapangan. Kapten Inf Sudiyanto dalam sambutannya menekankan pentingnya kedisiplinan waktu tanam dan penggunaan bibit unggul bersertifikat untuk memaksimalkan hasil panen.
Ia juga mengajak para petani untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama proses persiapan lahan hingga panen nanti. "Kami dari TNI siap mendampingi bapak-bapak petani di lapangan. Jangan ragu melaporkan jika ada kendala, baik terkait hama maupun gangguan keamanan," tegas Danramil.
Sementara itu, Bapak Seno dari BPP Lelea memberikan paparan teknis mengenai jadwal tanam yang direkomendasikan berdasarkan prediksi curah hujan dan ketersediaan air irigasi. Ia juga mengingatkan pentingnya pemupukan berimbang dan pengendalian hama terpadu sejak dini.
Sekmat Lelea, Bapak Baman, menambahkan bahwa pemerintah kecamatan akan memfasilitasi segala kebutuhan administrasi dan koordinasi lintas desa untuk memastikan distribusi air irigasi berjalan adil.
Kuwu Tunggul Payung, Bapak Iis Sugianto, menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh dari jajaran Forkopimcam Lelea. Menurutnya, kehadiran langsung para pejabat dan aparat keamanan memberikan semangat tersendiri bagi warga desanya untuk bekerja lebih giat. "Dengan adanya pendampingan dan arahan yang jelas, kami yakin MT II tahun ini bisa berjalan lancar dan menghasilkan panen yang melimpah," ujarnya.
Selama kegiatan musyawarah berlangsung, suasana terpantau sangat tertib, aman, dan kondusif. Para petani aktif bertanya dan berdiskusi mengenai kendala-kendala teknis yang pernah mereka hadapi di musim tanam sebelumnya.
Forum ini berhasil menghasilkan beberapa poin kesepakatan terkait jadwal mulai tanam, pola gilir air, dan mekanisme pelaporan jika terjadi serangan hama. Dengan terlaksananya musyawarah ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat di Desa Tunggul Payung memiliki kesiapan mental dan teknis yang matang.
Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan penyuluh pertanian ini menjadi bukti nyata komitmen negara dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi rakyat, sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional di Kabupaten Indramayu. (Pen)