Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam IV/Diponegoro
Kodam IV/Diponegoro 24 July 2026

Menembus Isolasi Sungai Lutut: Letkol Inf Richie Fadly Tegaskan Negara Hadir Lewat Jembatan Garuda, Sambungkan Urat Nadi 850 Warga Batursari

Menembus Isolasi Sungai Lutut: Letkol Inf Richie Fadly Tegaskan Negara Hadir Lewat Jembatan Garuda, Sambungkan Urat Nadi 850 Warga Batursari
TEMANGGUNG — Suasana haru dan penuh optimisme menyelimuti Dusun Batursari, Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Kamis (23/7/2026). Di atas derasnya aliran Sungai Lutut, kini berdiri kokoh Jembatan Garuda—sebuah struktur gantung sepanjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter yang resmi menjadi penyambung asa dan urat nadi kehidupan bagi 290 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 850 jiwa warga setempat. Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Richie Fadly, S.Sos., hadir secara langsung di lokasi pembangunan Jembatan Garuda Desa Batursari untuk mengikuti peresmian terpusat dan tersebar secara daring. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., dari Desa Galangpengampon, Kabupaten Pekalongan. Jembatan Garuda ini menghubungkan Dusun Batursari (Desa Batursari) dengan Dusun Gondang (Desa Candiroto). Sebelum jembatan membentang, bentang alam Sungai Lutut kerap menjadi penghalang fisik yang mengisolasi interaksi warga, anak-anak yang pergi sekolah, pelayanan kesehatan, hingga arus distribusi hasil bumi menuju ibu kota kecamatan. Dalam keterangannya di lokasi peresmian, Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar proyek fisik, melainkan bukti komitmen moral TNI dalam memastikan keselamatan dan kemudahan hidup masyarakat pedalaman. "Pagi ini kita bersama-sama menyaksikan peresmian Jembatan Garuda sebagai bukti nyata bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Harapan kami, hadirnya jembatan ini dapat mempermudah dan memperlancar akses masyarakat dalam distribusi hasil bumi, mempermudah anak-anak meraih pendidikan, serta mempercepat akses ke fasilitas kesehatan," tegas Letkol Inf Richie Fadly. Tak berhenti di situ, Dandim juga membeberkan bahwa program pembangunan infrastruktur TNI di Kabupaten Temanggung sedang berjalan masif. Saat ini, Kodim 0706/Temanggung tengah mengawal proses pembangunan 9 jembatan (terdiri dari 1 jembatan gantung dan 8 jembatan beton) yang tersebar di beberapa kecamatan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Langkah responsif Dandim Temanggung menuai apresiasi tinggi dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bupati Temanggung, Agus Setiawan, S.E., secara khusus menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Komandan Kodim 0706/Temanggung atas inisiatif menembus kawasan-kawasan terisolir yang sulit terjangkau anggaran daerah secara cepat. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Temanggung, kami mengucapkan terima kasih khususnya kepada Dandim 0706/Temanggung yang telah membangun Jembatan Garuda. Pembangunan ini sangat tepat sasaran karena mengambil wilayah yang belum sempat ter-cover penuh oleh Pemkab. Jembatan ini memotong jarak warga Batursari menuju pusat pelayanan pendidikan dan kesehatan di Candiroto," ungkap Bupati Agus Setiawan. Dalam amanatnya secara daring, Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menjelaskan bahwa peresmian Jembatan Garuda di Batursari ini merupakan bagian dari peresmian 53 titik jembatan serentak di wilayah Kodam IV/Diponegoro, dari total 313 jembatan yang dibangun di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Program ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat melalui semangat kemanunggalan gotong royong antara prajurit Kodim/Koramil dengan masyarakat sekitar. Hadir secara langsung dalam giat peresmian jembatan garuda tersebut Forkopimda Kabupaten Temanggung, Pasi Bhakti Korem 072/Pamungkas Mayor Inf Agus Rahmat Unsur Forkopincam Candiroto, Kades Batursari Eko Prasetyo beserta perangkat desa, Tomas, Toga, dan tokoh adat setempat. Kegiatan peresmian di Desa Batursari turut dirangkaikan dengan aksi sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian bantuan sosial (baksos) bagi warga setempat.
Kembali ke Daftar