Jl. Veteran, RT.3/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
+62-21-3848300
Beranda/ Informasi Publik/ Kodam VI/Mulawarman
Kodam VI/Mulawarman 24 July 2026

Tuntaskan Tugas Negara di Papua, Satgas Yonif 613/Raja Alam Kembali dengan Prestasi Gemilang

Tuntaskan Tugas Negara di Papua, Satgas Yonif 613/Raja Alam Kembali dengan Prestasi Gemilang
Balikpapan – Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., memimpin upacara penyambutan Satgas Yonif 613/Raja Alam di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Rabu (22/7/2026). Upacara tersebut menjadi penanda berakhirnya penugasan Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile di Papua periode 2025–2026, di mana seluruh prajurit 450 orang kembali ke satuan dalam keadaan aman dan lengkap. Penyambutan dihadiri Kasdam VI/Mlw, Irdam VI/Mlw, Kapoksahli Pangdam, para Asisten Kasdam, LO TNI AL dan TNI AU, para Kabalakdam, para Komandan Satuan, serta unsur Forkopimda dan instansi maritim, di antaranya Danlanal Balikpapan, Danlanud Dhomber, Dandim 0905/Balikpapan, Komandan KRI Teluk Palu, PELNI, KSOP Pelabuhan Semayang, Pelindo, Syahbandar, Bea Cukai, dan Imigrasi Kelas I Balikpapan. Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh prajurit atas dedikasi, loyalitas, dan militansi selama menjalankan tugas negara. Berbagai keberhasilan strategis berhasil ditorehkan Satgas Yonif 613/Raja Alam, di antaranya menguasai titik-titik strategis Yamo (Puncak Jaya), Undu (Yamo), Purbalo (Purbalo), dan Mewoluk (Yambi-Mewoluk), melaksanakan operasi pembersihan Kampung Lolok di wilayah Ilamburawi, serta melalui pendekatan teritorial yang humanis berhasil mengajak lima anggota OPM Kodap XXVIII/Yambi-Mewoluk kembali berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Keberhasilan yang dicapai merupakan bukti nyata komitmen prajurit dalam menjaga kedaulatan NKRI serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," tegas Mayjen TNI Krido Pramono. Meski berhasil menuntaskan tugas dengan berbagai prestasi, Pangdam mengingatkan agar seluruh prajurit tidak terlena dalam euforia keberhasilan. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, loyalitas, dan jiwa korsa, segera beradaptasi kembali dengan kehidupan di satuan pangkalan, menjadikan pengalaman operasi sebagai bekal menghadapi tugas selanjutnya, serta terus memelihara kesehatan, kebugaran fisik, dan mental. Pangdam juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh keluarga prajurit yang telah memberikan doa, dukungan, dan ketulusan selama masa penugasan. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan utama yang mengantarkan keberhasilan para prajurit dalam menjalankan amanah negara. Mengakhiri amanatnya, Pangdam berharap Satgas Yonif 613/Raja Alam terus menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang profesional, responsif, integratif, modern, adaptif, dan selalu dicintai rakyat. "Gawi Manuntung Waja Kaputing, Bekerja Keras Sampai Tuntas dengan Semangat Baja Hingga Titik Akhir!" Pendam VI/Mlw.
Kembali ke Daftar